Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Banten Mendeklarasikan Gerakan Antipremanisme

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 11:15 WIB | Oleh:
Warga Banten Mendeklarasikan Gerakan Antipremanisme Doc: ist
Ket. Preman

SERANG - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta organisasi masyarakat bersama Pemprov Banten mendeklarasikan gerakan antipremanisme. Ini sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan dan iklim investasi di wilayah Banten.

Deklarasi ini merupakan hasil dari forum diskusi kelompok (FGD) yang digelar di Kota Serang, Selasa, di mana seluruh elemen menyepakati bahwa aksi-aksi premanisme harus diberantas agar pembangunan ekonomi berjalan optimal.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa forum tersebut memperlihatkan kesadaran kolektif seluruh masyarakat Banten terhadap bahaya premanisme. “Ada kesadaran kolektif dari warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah bahwa premanisme tidak boleh ada di Provinsi Banten,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu kepentingan besar pemerintah adalah menjaga iklim investasi agar pembangunan daerah dapat berlangsung dengan baik.

“Kami punya kepentingan bagaimana 12,4 juta warga Banten ini terlindungi. Target kita pertumbuhan ekonomi 8 persen di tahun 2029, dan daya dorong utamanya adalah investasi,” ujar dia.

Andra menekankan bahwa aksi premanisme selama ini menjadi hambatan nyata bagi para investor dan mengganggu kenyamanan masyarakat. “Premanisme menghambat investasi, premanisme menghambat kemajuan Banten,” ujar dia menegaskan.

Gubernur Andra Soni berharap deklarasi ini menjadi gerakan nyata dari seluruh unsur di Banten. “Ini adalah kesadaran kolektif tokoh Banten. Kami bersama-sama menyatakan bahwa kita menolak premanisme dan berkomitmen menjaga Banten tetap aman untuk investasi dan masyarakat,” katanya.

Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto yang turut hadir dalam FGD menyampaikan bahwa pihaknya bersama Forkopimda berkomitmen untuk menindak aksi premanisme di seluruh wilayah Banten.

“Kami semua Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ketua ormas bersepakat menjaga kondusifitas Banten dari aksi-aksi premanisme,” kata Suyudi.

Ia menambahkan bahwa Polda Banten akan melakukan upaya pemantauan secara intensif serta membuka layanan pengaduan bagi masyarakat.

“Kami akan terus memantau dan menerima laporan dari masyarakat agar wilayah Banten tetap aman dan kondusif,” ujarnya. Suyudi menjelaskan bahwa berbagai modus premanisme di Banten akan terus dipetakan dan ditindak secara tegas oleh jajaran kepolisian.

Polda Banten juga akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan untuk menyampaikan edukasi hukum ke masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BPS: Fenomena El Nino Ubah Pola Harga Pangan di Nabire

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.