Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran: Jepang Krisis, Indonesia Makin Kokoh dengan Produksi Beras

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 10:17 WIB | Oleh:

Menurut Mentan Amran, fenomena ini menunjukkan bahwa pangan adalah isu strategis yang menyentuh langsung kehidupan rakyat. Di tengah tantangan pangan global, masyarakat menaruh harapan besar pada pemerintah untuk hadir, bersikap, dan memberikan solusi yang konkret.

Sementara Jepang tengah berupaya menstabilkan kembali sektor pangannya, Indonesia berada dalam kondisi yang lebih baik. Sektor pertanian Indonesia khususnya komoditas beras menunjukkan ketahanan yang kuat. Saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai rekor tertinggi yakni menembus 3,84 juta ton hanya dalam kurun waktu kurang dari 5 bulan.

Tidak hanya itu, lanjut Amran, berdasarkan laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat United States Department of Agriculture (USDA) Rice Outlook April 2025, produksi beras Indonesia diproyeksi menyentuh angka 34,6 juta ton, tumbuh 4,8 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Mentan Amran menambahkan, peningkatan jumlah itu menempatkan Indonesia di atas negara-negara ASEAN lainnya dalam produksi beras. Lonjakan produksi beras tahun ini juga berhasil membalikkan kondisi Indonesia yang sebelumnya sempat melakukan impor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.