Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes: Dua paramedis asal Palu jadi petugas kesehatan haji Indonesia

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 16:55 WIB | Oleh:
Dinkes: Dua paramedis asal Palu jadi petugas kesehatan haji Indonesia Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu
Ket. Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Palu dilepas secara simbolis oleh Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk menunaikan ibadah haji di Makkah, Rab Saudi, Rabu (21/5).

Palu -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu mengatakan dua orang paramedis asal ibu kota Sulawesi Tengah (Palu) jadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) 2025.

"Dari sejumlah tenaga medis yang mendaftar di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dua tenaga kesehatan Kota Palu terpilih bergabung dalam tim haji untuk bertugas mendampingi calon jamaah haji tanah air," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu Rochmat Jasin di Palu, Kamis. 

Ia mengemukakan tenaga kesehatan haji mendampingi jamaah sesuai masing-masing kloter oleh Kementerian Agama (Kemenag), mulai dari keberangkatan hingga nanti kembali ke tanah air. 

Paramedis Kota Palu di tugaskan Kemenag mendampingi calon jamaah haji (CJH) asal Kota Palu di kelompok terbang (kloter) tujuh. 

"Pada musim haji 2024 ada empat orang lolos sebagai petugas haji (paramedis), tahun ini hanya dua orang yang lolos dan kami menekankan kepada mereka bekerja dengan baik selama menjalankan tugas," ujarnya. 

Adapun dua paramedis dilibatkan yakni masing-masing satu orang dokter dan satu orang perawat, yang selama pelaksanaan ibadah mereka wajib mendampingi jamaah.

Pendampingan optimal dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kesehatan kepada jamaah saat melaksanakan ibadah haji.

"Di satu sisi, selain bertugas menyelenggarakan pelayanan kesehatan kepada para jamaah, petugas medis juga ikut melaksanakan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi mereka sangat beruntung terpilih menjadi PKHI," tutur Rochmat. 

Ia menjelaskan paramedis yang bertugas tidak hanya melakukan penanganan medis ringan, tetapi juga melakukan tindakan-tindakan yang terukur bila terjadi kondisi darurat sebelum dilakukan penanganan khusus di Rumah Sakit (RS). 

Menurut laporan Kemenkes, penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) perlu diwaspadai saat menjalankan ibadah, oleh karena itu para jamaah diimbau perlu memperbanyak mengonsumsi air putih untuk menjaga metabolisme tubuh. 

"Paramedis sudah memegang daftar nama jamaah yang memiliki riwayat penyakit komorbid, dengan begitu pemantauan lebih mudah dilakukan. Saya berharap jamaah haji asal Kota Palu semuanya dalam keadaan sehat mulai dari keberangkatan hingga kembali lagi ke tanah air," kata dia menuturkan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.