Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Jakarta atau Daerah Lain, Tapi Cirebon sebagai Penyerap Beras Terbesar Nasional

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 13:54 WIB | Oleh:
Bukan Jakarta atau Daerah Lain, Tapi Cirebon sebagai Penyerap Beras Terbesar Nasional Doc: ist
Ket. beras

CIREBON – Wilayah penyerap beras terbesar nasional ternyata bukan Bulog Jakarta, melain Bulog Cirebon. Bulog Cirebon menyerap beras sebanyak 112.753 ton. 

 Pemimpin Wilayah Bulog Jabar Mohamad Alexander mengatakan, pencapaian itu menunjukkan besarnya potensi Jawa Barat sebagai lumbung padi nasional.

Data penyerapan gabah beras petani hingga 21 Mei mencatat, pencapaian kinerja Bulog Cabang Cirebon 112.753 ton. “Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah,” kata Alexander di Bandung, Kamis.

Dia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari strategi kolaboratif yang diterapkan Bulog bersama berbagai pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dinas pertanian, dan para mitra tani.

“Bulog membentuk 25 Tim Jemput Gabah yang setiap hari turun langsung ke titik panen untuk menjemput hasil panen dan melakukan pembayaran di tempat,” kata dia.

Selain Cirebon, dua kantor cabang lain di bawah naungan Bulog Jabar juga masuk dalam lima besar penyerapan gabah nasional.

Dia menyebut, Bulog Cabang Indramayu berada di posisi kedua dengan serapan 95.672 ton, sementara Bulog Cabang Karawang menempati posisi keempat dengan 77.581 ton.

“Dari lima besar nasional, tiga diantaranya berasal dari Jawa Barat. Ini membuktikan efektivitas strategi penyerapan yang kami jalankan,” kata Alexander.

Secara keseluruhan, kata dia, delapan kantor cabang yang berada di bawah koordinasi Bulog Jabar telah menyerap 389.527 ton gabah, atau 70,74 persen dari target 550.674 ton yang ditetapkan hingga akhir Mei.

“Sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional, Jawa Barat memang memiliki potensi serapan gabah yang cukup besar,” katanya.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan penyerapan gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar 6.500 per kilogram.

“Kami optimistis target penyerapan akan tercapai, mengingat sejumlah daerah di Jawa Barat masih dalam masa panen raya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.