Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Bisa Mengancam Seniman dan Melanggar Hak Cipta: Perlu Diatur, Bukan Dilarang!

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis


                     

WIPO menyoroti bahwa pelatihan AI kerap menggunakan data yang tidak jelas status hukum dan validasinya. Hal tersebut mencakup karya berhak cipta, data pribadi, hingga konten ilegal. Tanpa keterbukaan soal data pelatihan, mustahil membangun kepercayaan. Oleh karena itu, transparansi atas sumber data dan mekanisme perlindungan hak cipta harus menjadi mandat regulasi, bukan sekadar imbauan.

Regulasi juga perlu membedakan penggunaan komersial dan nonkomersial. Untuk riset dan pendidikan, akses bisa dibuat lebih terbuka. Namun, aplikasi komersial wajib tunduk pada pengaturan ketat, termasuk kewajiban untuk menyimpan catatan pelatihan AI, seperti disarankan dalam dokumen WIPO.

AI generatif bisa menghasilkan karya menyerupai manusia. Namun tanpa aturan yang jelas, kekuatan ini bisa berbalik menjadi ancaman. Seperti kamera yang dulunya menimbulkan kegelisahan seniman, AI pun harus direspons dengan regulasi adaptif, bukan kepanikan.

Regulasi yang berpihak pada seniman, disertai edukasi soal hak digital, adalah fondasi agar AI dan kreativitas manusia dapat berkembang berdampingan, bukan saling menggantikan.The Conversation

Arif Perdana, Associate Professor in Digital Strategy and Data Science, Monash University dan Sinta Dewi Rosadi, Professor of Information Technology Law, Universitas Padjadjaran

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.