Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung: Kang Pisman Dorong Nilai Ekonomi Olahan Sampah untuk KMP

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Bandung: Kang Pisman Dorong Nilai Ekonomi Olahan Sampah untuk KMP Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di Kota Bandung Jawa Barat, Minggu (18/5).

Kota Bandung - Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat menyatakan bahwa produk pengelolaan sampah dari Program Mengurangi, Memisahkan, dan Memanfaatkan (Kang Pisman) dapat menghasilkan nilai ekonomi yang bisa dikelola dan dipasarkan melalui Koperasi Merah Putih (KMP) di setiap kelurahan.

“Saya sangat senang dengan hadirnya Koperasi Merah Putih. Ini bisa jadi wadah untuk menampung dan menjual produk dari Kang Pisman. Setiap RW sedang berupaya menjadi RW bebas sampah dengan mengolah sampah organik mereka sendiri,” kata Wali Kota Bandung Farhan di Bandung, Minggu (18/5).

Farhan mengatakan, untuk sampah non-organik seperti plastik, saat ini sudah banyak pihak yang siap menampung dan mengolahnya.

Namun, kata dia, potensi ekonomi justru semakin besar pada pengelolaan sampah organik, seperti melalui budidaya maggot.

“Salah satunya lewat budidaya maggot. Tapi perhatikan juga kondisi maggot-nya, jangan sampai kurus. Ini cocok untuk pakan ternak seperti ayam,” ujarnya.

Sebagai contoh, dirinya menyoroti salah satu lokasi pengelolaan maggot terbaik yang berada di pusat perbelanjaan Paris Van Java (PVJ) Kota Bandung.

Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bisa dilakukan di berbagai tempat, mulai dari lingkungan rumah warga hingga pusat kota.

Ia berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal dari banyak ide wirausaha yang muncul. Tidak langsung sukses tentu, tapi kita kawal bersama-sama. Dari masyarakat, untuk masyarakat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.