Dinilai Lebih Efektif, Sejumlah Koperasi di Mataram dikonversi Jadi Koperasi Merah Putih
📅 Minggu, 18 Mei 2025, 19:15 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Nirkomala
MATARAM - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan identifikasi terhadap keberadaan koperasi yang sudah ada dan berpotensi dikonversi menjadi Koperasi Merah Putih.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disprinkop UKM) Kota Mataram HM Ramadhani di Mataram, Minggu, mengatakan, langkah itu dinilai lebih efektif dan efisien karena status dan eksistensi koperasi tersebut sudah ada.
"Koperasi yang sudah mapan, rencananya kami mau dikonversi menjadi Koperasi Merah Putih dan tentu itu bisa lebih mudah," katanya.
Meskipun, lanjutnya, target secara nasional program itu adalah satu koperasi di setiap kelurahan, namun untuk di Kota Mataram pelaksanaan masih menunggu arahan kepala daerah.
Untuk tahap awal, pihaknya merencanakan satu kecamatan bisa dibentuk 2-3 atau Koperasi Merah Putih, agar pengawasan lebih mudah dan jika 2-3 Koperasi Merah Putih itu bisa berjalan baik, barulah dibentuk lagi secara bertahap.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hal itu masih mau kami usulkan ke Wali Kota Mataram, jadi seperti apa kebijakan nanti kami tunggu arahan," katanya.
Ia mengatakan, kegiatan identifikasi koperasi untuk dikonversi menjadi Koperasi Merah Putih tersebut dilakukan sekaligus dengan kegiatan sosialisasi ke enam kecamatan se-Kota Mataram.
Untuk tahap pertama, Disperinkop menyasar Kecamatan Sekarbela dan Ampenan yang memiliki warga nelayan yang sudah memiliki koperasi nelayan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Target kami bisa terbentuk Koperasi Nelayan Merah Putih, baik yang dikonversi maupun yang baru," katanya.
Dikatakan, program Koperasi Merah Putih dirancang untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan koperasi berbasis nasionalisme dan kemandirian.
Melalui koperasi ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses lebih mudah terhadap pembiayaan usaha, pelatihan, serta pendampingan dalam pengembangan ekonomi lokal.
Untuk pembentukan, katanya, masing-masing kelurahan melaksanakan musyawarah kelurahan (muskel) untuk menentukan pengurus dan anggota.
"Kami bantu pendampingan pembuatan akta notaris, sesuai hasil muskel termasuk pembuatan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi," katanya.
Dalam program Koperasi Merah Putih, lanjutnya, Kota Mataram tidak semata mengejar jumlah koperasi yang akan dibentuk agar jangan sampai motivasi membentuk Koperasi hanya untuk menjemput anggaran yang diinformasikan cukup besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!