Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cerita Samsung Research Ciptakan Audio Eraser, Fitur AI yang Disukai Konsumen Indonesia

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 21:45 WIB | Oleh:

Tak berhenti di situ, tim meluangkan banyak waktu dengan menelaah ribuan klip video berulang kali. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pemisahan suara benar-benar optimal.

“Setiap pengembang membandingkan dan menganalisis lebih dari 1.000 sampel audio setiap minggu dalam berbagai kondisi,” tambah Jiwon Kim anggota lain dari AI Solution di Samsung Research.

“Melalui eksperimen tanpa henti, kami terus mencari model terbaik agar pengguna selalu mendapatkan hasil audio yang konsisten dan berkualitas tinggi,” tambahnya.

Berorientasi pada Pengguna

Audio Eraser berjalan langsung di perangkat, sehingga pengguna bisa menikmati pengalaman editing audio secara real-time sekaligus perlindungan privasi yang lebih baik. Keberhasilan fitur ini tak lepas dari pengalaman panjang Samsung dalam mengembangkan teknologi AI on-device yang kompetitif untuk berbagai fitur.

“Kami benar-benar fokus mengembangkan model dan algoritma AI yang mampu memproses data dengan cepat langsung di perangkat,” ujar Hosang Sung. “Kami mencurahkan banyak upaya agar solusi AI ini tetap optimal, lancar digunakan, dan hemat daya,” terangnya.

Hoonyoung Cho, Vice President dan Kepala AI Solution Team di Samsung Research menuturkan, didukung oleh infrastruktur riset AI kelas dunia, Samsung Research terus mendorong batas inovasi di bidang teknologi audio.

“Kami berkomitmen menghadirkan solusi generasi baru yang semakin meningkatkan kemudahan penggunaan perangkat mobile,” kata dia. “Lewat teknologi kontrol suara dan peningkatan kualitas audio, kami ingin memberikan pengalaman mendengarkan yang sepenuhnya sesuai kebutuhan dan preferensi personal mereka.”

Kolaborasi Erat dengan Tim Pengembangan Produk

Mengubah hasil riset canggih menjadi solusi nyata bagi konsumen bukanlah perkara mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah memastikan proses editing video dan audio berjalan mulus tanpa hambatan. Selain itu, mengedit video berdurasi lebih dari satu jam membutuhkan teknologi khusus agar prosesnya bisa selesai dalam waktu yang sama.

Untuk menjawab tantangan ini, Samsung Research dan MX Business menjalin kerja sama, mulai dari merancang ide-ide berorientasi pada kebutuhan pengguna, menguji berbagai teknik optimasi software, hingga mengevaluasi kualitas audio secara berkala. Bersama, mereka menelusuri berbagai pendekatan demi menemukan solusi paling efektif.

Kolaborasi lintas divisi ini juga telah terbukti sukses dalam pengembangan Galaxy Buds3 series (Buds3, Buds3 Pro). Seiring meningkatnya kebutuhan akan pengalaman mendengarkan yang jernih di lingkungan bising, baik untuk menikmati musik, media, maupun percakapan telepon yang lebih jernih, fitur Active Noise Cancellation (ANC) kini menjadi standar penting pada earbud nirkabel.

Samsung pun melangkah lebih jauh dengan menghadirkan teknologi Adaptive ANC miliknya sendiri. Galaxy Buds3 series mampu menyesuaikan performa ANC sesuai bentuk telinga setiap pengguna dan perubahan posisi akibat pemakaian lama, sehingga kualitas peredaman tetap optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.