Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Kediri Lakukan Persiapan Pelaksanaan SPMB

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 03:00 WIB | Oleh:
Pemkot Kediri Lakukan Persiapan Pelaksanaan SPMB Doc: ANTARA/ HO-Pemkot Kediri
Ket. Pelatihan operator SPMB di Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan persiapan untuk pelaksanaan SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) termasuk dengan melatih operatornya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Moh. Anang Kurniawan mengemukakan kegiatan ini sengaja dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman maupun bimbingan teknis terkait kesiapan SPMB Tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 150 operator SPMB sekolah negeri di tingkat TK hingga SMP.

“Kami berikan bimbingan teknis untuk operator SPMB di sekolah negeri TK, SD, SMP sehingga masing-masing operator memahami sistem SPMB yang baru dan bisa bertugas di sekolah masing-masing dengan baik dan sukses,” katanya di Kediri, Kamis.

Ia mengungkapkan terdapat beberapa perbedaan dalam sistem penerimaan murid baru tahun ini dengan tahun sebelumnya. Perbedaan tersebut terletak pada jalur domisili dan jalur prestasi.

“Untuk tahun ini ada jalur domisili yang terdiri atas domisili umum dan khusus. Jalur domisili khusus bisa mewadahi siswa yang domisilinya dekat dengan sekolah dengan penentuan titik koordinat yang sudah disepakati di sistem yakni kurang lebih 400 meter,” kata dia.

Sedangkan pada jalur prestasi, kata dia, bagi siswa dengan prestasi juara beregu kini dapat mendaftar SPMB melalui jalur prestasi maksimal diterima dua siswa.

“Bagi siswa dengan prestasi beregu yang kelompoknya lebih dari dua orang tahun ini memiliki kesempatan untuk mendaftar lewat jalur prestasi namun dengan catatan yang didaftarkan hanya dua orang,” kata Anang.

Ia menambahkan, untuk SPMB 2025 terdapat beberapa jalur yang bisa dipilih antara lain jalur afirmasi, jalur mutasi, jalur prestasi dan jalur domisili.

“Silakan orang tua mencermati jalur mana yang memungkinkan anaknya bisa masuk SPMB,” ujar dia.

Adapun dokumen persyaratan yang harus diunggah secara daring yakni kartu keluarga, akta kelahiran, dan dokumen pendukung lain sesuai dengan jalur pendaftaran.

“Untuk pendaftaran peserta harus mengunggah dokumen seperti kartu keluarga, dan akta kelahiran. Ditambah surat penugasan dari instansi, lembaga atau perusahaan yang mempekerjakan orang tua dan surat keterangan pindah domisili untuk pendaftaran melalui jalur mutasi,” ungkapnya.

Anang melanjutkan, pendaftaran SPMB Tahun ajaran 2025/2026 akan dibuka pada 19-20 Mei 2025.

Pihaknya berharap dengan pelatihan ini dapat mewujudkan terselenggaranya penerimaan murid baru yang efektif dan efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.