Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Yogyakarta Menjamin Akses Pendidikan Gratis bagi Warga Difabel

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 11:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Yogyakarta Menjamin Akses Pendidikan Gratis bagi Warga Difabel Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.  

YOGYAKARTA – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjamin seluruh penyandang difabel di wilayahnya dapat mengakses pendidikan secara gratis.  

"Saya sudah meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan survei dan memastikan seluruh anak difabel mendapatkan akses pendidikan secara gratis," ujar Hasto dalam keterangannya di Yogyakarta, Rabu (14/5).  

Hasto menyebut inklusivitas adalah prinsip utama dalam arah kebijakan yang ia usung di Kota Gudeg. Dia mengaku ingin memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali memiliki ruang yang setara dalam pengambilan keputusan maupun dalam kehidupan kota.

"Saya ingin memastikan tidak ada lagi intimidasi terhadap kegiatan keagamaan, dan seluruh warga, termasuk penghayat kepercayaan dan penyandang disabilitas punya ruang yang sama," ujarnya. 

Komitmen itu disampaikan Hasto dalam sebuah forum dialog publik di Fisipol UGM yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, buruh informal, aktivis lingkungan, penggiat pendidikan, hingga akademisi pada Selasa. 

Tak hanya soal pendidikan, Hasto juga menyinggung perlunya perlindungan bagi para pekerja informal di Yogyakarta. Menurut dia, penguatan kapasitas dan keterampilan tenaga kerja menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing. 

"Kita masih didominasi oleh tenaga kerja dengan low dan medium skill. Maka program pelatihan peningkatan kapasitas terus digencarkan agar Yogyakarta menjadi 'center of reference' di bidang ketenagakerjaan," kata dia.

Ia menambahkan bahwa kompleksitas yang dimiliki Kota Yogyakarta bukanlah penghambat, melainkan pendorong pertumbuhan ekonomi dan kebahagiaan warganya.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Yang menggerakkan kota adalah kompleksitasnya. Yang penting 'service excellence' tetap berjalan. Kalau kompleksitas bertambah, ekonomi akan tumbuh. Bukan hanya 'welfare' (kesejahteraan), tapi sudah sampai pada tahap 'happiness' (kebahagiaan)," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.