Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fasilitasi Karier Belajar Siswa, Kemendikbud Kembangkan Kurasi Talenta dan SIMT

📅 Senin, 01 Jul 2024, 09:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fasilitasi Karier Belajar Siswa, Kemendikbud Kembangkan Kurasi Talenta dan SIMT Doc: Koran Jakarta/Kemendikbudristek
Ket. Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) bertema Fasilitasi Karier Belajar dengan Kurasi Talenta dan SIMT di Jakarta, Kamis (27/6).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mengembangkan Kurasi Talenta dan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT). Kedua platform ini diharapkan dapat menjadi basis data talenta nasional guna mendukung pengembangan talenta nasional secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Staf Ahli Mendikbudristek (SAM) bidang Manajemen Talenta, Tatang Muttaqin menjelaskan bahwa pembangunan SIMT memungkinkan terciptanya ekosistem talenta dari para siswa berbagai jenjang pendidikan. Hal ini penting untuk membantu siswa mengembangkan potensi dan minatnya serta untuk proses meniti karier di masa depan.

"Baik dalam karier belajar maupun karier pekerjaan di masa mendatang. Inilah keterkaitan antara kurasi dan platform yang disimpan dalam sistem informasi manajemen talenta," disampaikan Tatang Muttaqin dalam Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) bertema Fasilitasi Karier Belajar dengan Kurasi Talenta dan SIMT di Jakarta, Kamis (27/6).

Hasil kurasi talenta memberikan pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan ajang serta memberikan penghargaan kepada talenta berprestasi, termasuk pemberian insentif berupa jaminan karier belajar atau bentuk lain yang memadai, seperti jalur prestasi pada PPDB hingga penerimaan mahasiswa baru dan pemberian BOS Kinerja Prestasi kepada sekolah yang dinilai baik dalam pengembangan potensi siswa.

Selain diperuntukkan sebagai penyimpanan data terintegrasi, terstruktur, dan terskala, SIMT juga menjadi wadah dalam memantau dan memetakan prestasi siswa. SIMT juga menjadi sumber informasi publik mengenai talenta prestasi yang menampilkan portofolio prestasi sebagai data untuk menganalisa dan mengevaluasi talenta.

Lebih lanjut, SIMT dapat membantu siswa untuk mengakses jalur khusus dalam pendidikan."Sistem ini dapat berfungsi sebagai jalur khusus, misalnya bagi mereka yang sudah mencapai prestasi tertentu untuk dapat masuk ke PPDB melalui jalur prestasi," jelas Tatang.

Tatang berharap, seluruh kepala dinas di tingkat provinsi, kabupaten, kota, dan juga siswa, memahami proses kurasi talenta dan pendataan melalui SIMT ini sehingga mereka dapat memilih mengikuti lomba-lomba yang direkomendasikan dan bereputasi guna pengembangan masa depannya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, menyampaikan pihaknya terus bekerja keras agar satuan pendidikan benar-benar memahami sistem informasi manajemen talenta ini. "Oleh karena itu, setiap kegiatan harus disampaikan kepada kepala sekolah, tenaga pendidik, dan siswa. Kami juga bekerja sama dengan organisasi pendidikan seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Ikatan Guru Indonesia (IGI) untuk menyebarluaskan informasi ini." ujarnya.

"Yang terpenting adalah memberikan penghargaan kepada satuan pendidikan yang telah berupaya keras untuk menyosialisasikan aplikasi SIMT kepada siswanya, sehingga mereka tahu cara menggunakan aplikasi ini dengan baik. Dengan implementasi maksimal SIMT, harapan atau prestasi siswa akan tercatat dengan baik," katanya.

Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Singaraja, Made Sri Astiti menuturkan, "SIMT membantu sekolah-sekolah dalam proses PPDB karena dapat melihat data siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Selanjutnya para siswa diberikan pembinaan secara rutin hingga berlanjut kepada lomba yang sesuai dengan minat dan bakatnya."

Lebih lanjut, Made mengajak sejawatnya untuk segera mencoba dan memanfaatkan Kurasi Talenta dan SIMT agar siswa-siswa berprestasi dapat tercatat di pangkalan data SIMT. "Data tersebut sangat penting karena dapat menjadi portofolio bagi karier siswa kedepannya, baik beasiswa maupun pekerjaan," katanya.

Fasilitasi Karier Belajar Siswa

Sebelumnya, Tatang Muttaqin mengungkapkan bahwa pemerintah khususnya Kemendikbudristek berupaya untuk menyelenggarakan berbagai ajang prestasi. Melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia, menyelenggarakan sekitar 42 ajang. Selain itu, masyarakat, pihak swasta, BUMN, dan lainnya juga menyelenggarakan berbagai ajang talenta atau kompetisi, baik akademik maupun nonakademik.

"Untuk memastikan bahwa semua ajang tersebut benar-benar merepresentasikan portofolio dan kemampuan siswa, maka langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kurasi. Dalam konteks pendidikan, ini mirip dengan proses akreditasi yang digunakan di satuan pendidikan," ujar Tatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.