Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Sultra Bergerak Cepat! 8 Gudang Disewa Demi Serap Gabah Petani Lokal

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 16:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Sultra Bergerak Cepat! 8 Gudang Disewa Demi Serap Gabah Petani Lokal Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra Siti Mardati Saing.

KENDARI – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyewa delapan gudang baru untuk menampung serapan gabah dan beras petani di wilayah Bumi Anoa itu.

Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra Siti Mardati Saing ditemui di Kendari, Selasa (13/5), mengatakan penambahan dan penyewaan gudang ini untuk memaksimalkan penyerapan gabah maupun beras petani di seluruh daerah di Sulawesi Tenggara.

"Ini juga sebagai bentuk kesiapan Bulog Sulawesi Tenggara dalam menampung gabah dan beras para petani," kata Siti Mardati Saing.

Ia mengungkapkan penyewaan itu dilakukan karena kapasitas gudang milik Bulog Sultra hanya sekitar 34.500 ton, sehingga kurang lebih 30 ribu ton itu harus menggunakan gudang filial.

"Kurang lebih 30 ribu ton itu kita menyimpan menggunakan gudang filial apakah pinjam pakai maupun sewa," sebut Siti Mardati Saing.

Delapan gudang yang disewa oleh Bulog itu tersebar di beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe.

Ia menyebutkan saat ini sudah ada sebanyak 45 mitra yang bersedia melakukan pengolahan terhadap gabah kering panen atau GKP serapan Bulog si Sultra agar menjadi beras di sejumlah penggilingan.

"Dengan produksi per hari sekitar 3 ribu ton beras dari hasil penggilingan itu, Bulog Sulawesi Tenggara juga harus menambah gudang penyimpanan beras dengan estimasi kapasitas sekitar 49 ribu ton," ujarnya.

Sementara itu, pengusaha penggilingan padi Muhammad Junaid menyampaikan bahwa pihaknya dipercaya sebagai mitra Bulog untuk mengolah gabah milik mereka.

"Pengadaan gabah, Bulog yang beli gabah kita ini diberikan kepercayaan sebagai mitra Bulog untuk mengolah gabahnya, jadi nanti sudah jadi beras baru kita antar ke Gudang Bulog," ucap Muhammad Junaid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.