Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapenda Batam Gencarkan Digitalisasi, Optimalkan Retribusi Daerah

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 10:05 WIB | Oleh:
Bapenda Batam Gencarkan Digitalisasi, Optimalkan Retribusi Daerah Doc: ANTARA
Ket. Pelabuhan domestik Sekupang, Kota Batam, Kepri.

BATAM - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menggencarkan penggunaan digitalisasi dan sistem pembayaran nontunai guna mengoptimalkan penerimaan dari sektor retribusi daerah.

Sekretaris Bapenda Batam M Aidil Sahalo mengatakan upaya tersebut sebagai antisipasi rendahnya capaian retribusi di sejumlah sektor pada caturwulan pertama tahun 2025.

"Realisasi retribusi daerah sampai 13 Mei 2025 mencapai Rp59,5 miliar atau 26,22 persen dari target APBD murni tahun ini yang sebesar Rp227 miliar," ujar Aidil saat dihubungi di Batam, Selasa.

Saat ini, beberapa jenis retribusi masih berada di bawah ambang capaian aman 30 persen, seperti retribusi sampah yang masih di angka 20 persen, retribusi pelabuhan 18 persen, dan retribusi parkir 22 persen.

Hanya retribusi pemanfaatan aset daerah yang sudah berada di atas 40 persen, tepatnya 46,13 persen hingga hari ini.

Sebagai koordinator organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil, Bapenda Batam terus mendorong peningkatan kinerja melalui berbagai langkah evaluasi dan digitalisasi.

"Kami sudah lakukan evaluasi rutin bersama OPD terkait. Kami gencarkan lagi penggunaan teknologi informasi dan sistem pembayaran nontunai. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kinerja masing-masing OPD pelaksana," katanya menjelaskan.

Ia mencontohkan seperti retribusi parkir sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Dinas Perhubungan Batam dan UPT Parkir, sementara retribusi sampah dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Batam.

Aidil juga menyoroti dampak dari terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 terkait Penghematan Belanja Pemerintah.

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas, bimbingan teknis luar kota, serta larangan menggelar acara di hotel dan restoran, diperkirakan berdampak pada penerimaan dari pajak hotel, restoran, dan hiburan.

"Ini jadi perhatian khusus kami dalam evaluasi tahun ini, karena bisa berdampak pada kinerja penerimaan pajak dan retribusi secara keseluruhan," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Bogor Apresiasi P...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.