Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Jabar Bidik Penyerapan 552 Ribu Ton Beras Petani pada Mei

📅 Senin, 12 Mei 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Jabar Bidik Penyerapan 552 Ribu Ton Beras Petani pada Mei Doc: Antara
Ket. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat, Mohamad Alexander (kanan) saat meninjau penyerapan gabah milik petani di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (12/5).

Bandung - Perum Bulog Wilayah Jawa Barat (Jabar) menargetkan dapat menyerap sebanyak 552.099 ton setara beras dari petani lokal hingga akhir Mei 2025.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat, Mohamad Alexander, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah penyerapan telah mencapai 352.680 ton atau sekitar 63,88 persen dari target.

“Ini pencapaian yang luar biasa. Pada periode yang sama tahun lalu, hingga akhir Mei, hanya terserap sekitar 177 ribu ton. Tahun ini naik dua kali lipat,” kata Alexander di Bandung, Senin (12/5).

Alexander optimistis target penyerapan akan terlampaui, mengingat sejumlah daerah sentra produksi di Jawa Barat masih dalam masa panen raya.

Dia menyampaikan penyerapan dilakukan di seluruh kabupaten dan kota, melibatkan Babinsa, mitra Bulog, serta Tim Jemput Gabah guna memperluas jangkauan.

“Penyerapan ini bagian dari upaya menjaga cadangan beras pemerintah, stabilitas harga, serta mendukung kesejahteraan petani lokal,” ujarnya.

Dari total yang terserap, kata dia, kontribusi terbesar berasal dari Bulog Cabang Cirebon sebanyak 104.537 ton, sekaligus menjadi yang tertinggi secara nasional.

Selain itu, dia memastikan Bulog Jabar tetap melakukan penyerapan gabah milik petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan senilai Rp6.500 per kilogram.

"Bulog sebagai operator penyerapan dan penyaluran gabah beras petani selalu siap menjalankan tugas sesuai arahan pemerintah," kata dia.

Menurutnya, distribusi beras yang dilakukan Bulog bertujuan untuk menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar.

"Bulog Jabar siap menyerap sebanyak mungkin hasil panen petani lokal demi memperkuat ketahanan stok nasional, sekaligus mendukung kesejahteraan petani lokal dengan memberikan harga yang layak," kata Alexander.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Megapolitan
Tak Mau Kalah dari Presiden...
Daerah
Parkir Surabaya Makin Cangg...
Megapolitan
Hunian TOD Tawarkan Kemudah...
Luar Negeri
Kuba Dilanda Pemadaman List...
Advertisement
Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.