Resmi Teken MoU, Kemenkop dan Kemenpar Gaspol Dorong Kopdes Angkat Pariwisata RI
📅 Jumat, 09 Mei 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Luqman Hakim
YOGYAKARTA - Sinergi antar kementerian sangat menentukan keberhasilan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Dengan begitu, kehadiran Kopdes tersebut diharapkan memberikan dampak secara ekonomi baik di daerah maupun nasional, mulai dari sektor UMKM hingga pariwisata.
Kementerian Koperasi bersama Kementerian Pariwisata menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait optimalisasi Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes) Merah Putih untuk mendukung sektor pariwisata di tanah air.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di Desa Wisata Widosari, Kelurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Jumat (9/5).
"Kita paham, Indonesia dikaruniai alam yang indah, dan kita punya kesempatan untuk meningkatkan sektor pariwisata di seluruh Indonesia," ujar Menkop Budi Arie.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia meyakini program besar pendirian 80.000 (Kopdes) Merah Putih sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo akan turut menggerakkan potensi wisata di berbagai daerah.
"Kerja sama ini bukan hanya untuk menghidupkan koperasi, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi rakyat dari bawah, termasuk memberdayakan desa-desa wisata dan memberantas rentenir yang selama ini menyulitkan masyarakat kecil," kata Budi.
Menurut Budi Arie, Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari visi besar untuk memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia berharap kolaborasi Kemenkop dan Kemenpar mampu menjadi daya ungkit baru di sektor pariwisata.
"Saya pernah ke Desa Panglipuran di Bali. Itu setahun puluhan miliar penghasilannya dari desa wisata. Kalau itu bisa direplikasi untuk desa-desa lain, saya pikir bisa dahsyat sekali sektor-sektor pariwisata di seluruh daerah di Indonesia," ujar dia.
Sektor pariwisata, menurut Budi, memiliki efek berganda yang luas mulai dari kuliner, kerajinan, hingga sektor hospitality sehingga diyakini mampu menjadi penggerak usaha kolektif masyarakat.
"Selama 28 tahun koperasi kita seolah dilupakan. Program Kopdes Merah Putih ini adalah pertaruhan kita. Jangan sampai program yang dicanangkan oleh Pak Presiden ini bermasalah, apalagi gagal, karena ini akan membawa nasib koperasi," ucapnya.
Budi Arie menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai koperasi seperti kejujuran, kesetiakawanan, kemandirian, dan gotong royong, terutama dalam pengelolaan desa wisata.
"Nilai-nilai itu harus kita tanamkan. Saya optimistis sektor wisata ini akan menjadi salah satu sektor unggulan ekonomi nasional," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!