Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penelitian Ungkap Makanan Ultra-Olahan Terkait dengan Parkinson

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 03:15 WIB | Oleh:

Cresswell juga mencatat bahwa data diet, meskipun terperinci, dilaporkan sendiri oleh para peserta, sehingga mungkin tidak mencerminkan secara pasti apa dan berapa banyak yang dimakan para peserta. Dan faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian, seperti kebiasaan tidur para peserta, dapat memengaruhi risiko mereka terhadap tanda-tanda

“Bagaimana mengkonsumsi makanan olahan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit Parkinson? Itulah pertanyaan bernilai miliaran dollar," kata Ascherio.

Mungkin zat aditif tertentu dalam makanan ultra-olahan atau bahan kimia dalam kemasannya menyebabkan peradangan, kerusakan sel, atau perubahan mikrobioma yang akhirnya membahayakan sel-sel otak, tambah dia.

Mungkin juga orang-orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan ultra-olahan kehilangan makanan yang lebih sehat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan, yang kaya akan serat, antioksidan, dan senyawa anti-inflamasi, kata Puja Agarwal, seorang ahli epidemiologi gizi di Universitas Rush di Chicago, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Penelitian menunjukkan bahwa mengikuti diet yang memprioritaskan makanan ini, seperti diet Mediterania, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Parkinson.

Yang dibutuhkan sekarang, kata Cresswell, adalah uji klinis terhadap orang-orang yang memiliki tanda-tanda awal penyakit Parkinson atau telah didiagnosis mengidapnya, untuk melihat apakah menerapkan pola makan yang lebih sehat dapat mencegah atau menunda penyakit atau memperlambat perkembangannya.

Namun berdasarkan apa yang telah kita ketahui, katanya, hanya ada manfaat yang didapat dengan mengurangi konsumsi makanan ultra-olahan dan memperbanyak konsumsi makanan utuh – dan bukan hanya untuk otak.

Agarwal setuju. “Jika Anda memperbaiki pola makan, itu bukan hanya untuk satu hal,” katanya. “Apa yang Anda makan untuk otak Anda juga baik untuk jantung Anda, juga baik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.” SB/NYT/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.