Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Melonggarkan Kebijakan Moneter untuk Atasi Keterpurukan Perekonomian

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Melonggarkan Kebijakan Moneter untuk Atasi Keterpurukan Perekonomian Doc: istimewa
Ket. Tiongkok melonggarkan perangkat kebijakan moneter

BEIJING - Tiongkok pada hari Rabu (7/5), melonggarkan perangkat kebijakan moneter utama dalam upaya untuk mendongkrak ekonominya yang sedang terpuruk karena berjuang menghadapi dampak dari lemahnya konsumsi dan perang dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump .

Dikutip dari Channel News Asia, para pemimpin negara sedang berjuang untuk menghidupkan kembali pertumbuhan, yang belum sepenuhnya pulih sejak pandemi Covid-19, dilumpuhkan oleh permintaan domestik yang lesu dan krisis sektor properti yang berkepanjangan.

Hal itu diperparah oleh kebuntuan perdagangan yang menyakitkan yang telah menyebabkan presiden AS mengenakan tarif mencapai 145 persen pada banyak produk Tiongkok dan Beijing membalas dengan bea masuk 125 persen pada impor dari AS.

Pada hari Rabu, kepala bank sentral Tiongkok (PBOC), Pan Gongsheng, mengatakan dalam konferensi pers bahwa Beijing akan memangkas suku bunga acuan dan menurunkan jumlah cadangan yang harus dimiliki bank guna mendongkrak pinjaman.

Ia mengatakan kebijakan Beijing bertujuan "untuk mendukung inovasi teknologi, meningkatkan konsumsi, dan mempromosikan keuangan inklusif, antara lain".

PBOC mengumumkan memangkas suku bunga kebijakan sebesar 0,1 persen, mulai hari Kamis (8/5.) Setelah penyesuaian tersebut, suku bunga akan ditetapkan pada 1,4 persen, menurut People's Bank of China (PBOC), bank sentral negara itu.

Langkah tersebut bertujuan untuk mengimplementasikan kebijakan moneter yang lebih longgar dan meningkatkan dukungan untuk perekonomian riil, kata Pan.

Reverse repo merupakan sebuah proses di mana bank sentral membeli sekuritas dari bank-bank komersial melalui penawaran, dengan perjanjian untuk menjualnya kembali di kemudian hari.

Mulai Kamis, suku bunga untuk fasilitas pinjaman tetap (standing lending facility/SLF) juga akan dikurangi 0,1 poin persentase, kata PBOC.

Krisis yang berkepanjangan di sektor properti, yang sebelumnya menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, kini justru menjadi salah satu penghambat utama perekonomian.

Dalam upaya untuk meningkatkan permintaan, Pan juga mengatakan bank akan memangkas suku bunga untuk pembelian rumah pertama dengan jangka waktu pinjaman selama lima tahun menjadi 2,6 persen, dari 2,85 persen.

Langkah-langkah tersebut merupakan salah satu langkah paling besar yang diambil Tiongkok untuk mendongkrak perekonomiannya sejak September.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.