Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Mengapresiasi Gotong Royong Normalisasi Sungai di Padang Pariaman

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Mengapresiasi Gotong Royong Normalisasi Sungai di Padang Pariaman Doc: ANTARA
Ket. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (tengah) mendengarkan Bupati Padang Pariaman, Sumbar, John Kenedy Azis, yang melaporkan kegiatan gotong royong normalisasi sungai di Ulakan Tapakis, Kamis (8/5/2025).

SOLOK – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengapresiasi Pemkab Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang mampu menggerakkan sejumlah pihak untuk menormalisasi sungai di kawasan Kecamatan Ulakan Tapakis secara swadaya untuk mencegah banjir.

"Indonesia itu luas kalaupun kekuatan BNPB 10 kali lipat dari sekarang tidak akan mampu menangani bencana sendiri sehingga perlu keterkaitan semua pihak untuk melakukan mitigasi," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat diminta menanggapi hal tersebut ketika meninjau infrastruktur rusak akibat bencana di Padang Pariaman, Kamis (8/5).

Ia mengatakan dalam penanganan bencana tidak saja dapat dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah namun banyak pihak, di antaranya pelaku usaha, masyarakat, media, dan swasta.

Ia menyampaikan seluruh pihak harus ikut terlibat dalam penanganan bencana sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hal tersebut tentu dilihat dari kerusakan dan beratnya mitigasi dilakukan.

"Setiap ada bencana, bupati pasti langsung turun tangan, itu kalau bencananya kecil. Tapi kalau bencananya besar maka pemerintah pusat akan turun tangan," katanya.

Bahkan, menurut Suharyanto, pemerintah pusat akan mengucurkan dana untuk perbaikan rumah yang rusak dan bila perlu merelokasi pemukiman masyarakat yang lahannya disediakan pemerintah daerah.

"Mekanisme ini sudah berlangsung, sudah berjalan. Jadi harapannya masyarakat juga tidak tinggal diam karena dalam penanganan bencana juga harus melibatkan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, mengatakan pada 25 April 2025, pihaknya melaksanakan gotong royong melibatkan ribuan peserta dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, swasta, serta masyarakat untuk menormalisasi Sungai Batang Ulakan.

"Kami bersama-sama membersihkan pohon-pohon yang tumbuh di tepi sungai yang menghambat arus sungai, mengeruk sedimen sungai bahkan membuka muara sungai yang sudah lama tertutup pasir," kata dia.

Menurut dia, kawasan Kecamatan Ulakan Tapakis rutin mengalami bencana banjir salah satunya akibat pendangkalan sungai itu sehingga normalisasi sungai akan mengurangi potensi banjir.

"Kami melibatkan sekitar 1.000 orang serta mengerahkan tujuh ekskavator baik yang standar maupun amfibi, truk, dan lainnya dari berbagai pihak untuk menyukseskan gotong royong akbar ini," katanya.

Ia mengatakan pihaknya menggunakan sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah itu, Balai Wilayah Sungai Sumatra V, perusahaan BUMN serta pihak swasta untuk membersihkan muara dari pasir, mengangkat sedimen sungai, dan membersihkan pohon yang mulai mempersempit sungai.

Ia menyampaikan karena sifatnya gotong royong maka pemerintah setempat tidak mengeluarkan anggaran dari APBD untuk menjalankan program dalam mengatasi banjir di kawasan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.