Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Blokir Dicabut, Dana Jumbo Rp73 Triliun Langsung Mengalir ke Kemen PU!

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Blokir Dicabut, Dana Jumbo Rp73 Triliun Langsung Mengalir ke Kemen PU! Doc: istimewa
Ket. Komisi V DPR RI menyetujui tambahan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU)

JAKARTA - Komisi V DPR RI menyetujui tambahan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2025 menjadi 73,76 triliun rupiah dari 50,48 triliun rupiah. Tambahan buka blokir anggaran tersebut berdasarkan Surat Penetapan Revisi Anggaran (SPRA) Kementerian Keuangan disampaikan Pagu Efektif Kementerian PU Tahun 2025

"Sesuai arahan dari Komisi V DPR RI yang pada waktu itu Kementerian PU harus mengutamakan preservasi, kami memohon ada penambahan anggaran untuk irigasi, preservasi jalan, dan padat karya," kata Menteri PU, Dody Hanggodo dalam Rapat Kerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dengan Komisi V DPR RI, Rabu (7/5).

Anggaran 73,76 triliun rupiah selanjutnya dimanfaatkan untuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah, preservasi jalan semester II dan rehabilitasi, penanganan jembatan Nilai Kritis 4 (NK) , dukungan infrastruktur DOB Papua,pemenuhan sebagian pekerjaan lanjutan yang sudah commited dengan skema Multi Years Contract (MYC), dan dukungan penyelesaian infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN).

Setelah rekonstruksi anggaran ini Pagu Efektif untuk Sekretariat Jenderal menjadi 498,2 miliar rupiah, Inspektorat Jenderal sebesar 81,2 miliar rupiah, Ditjen Sumber Daya Air sebesar 27,09 triliun rupiah, Ditjen Bina Marga sebesar 28,78 triliun rupiah, Ditjen Cipta Karya sebesar 11,18 triliun rupiah; Ditjen Prasarana Strategis sebesar 5,01 triliun rupiah, Ditjen Bina Konstruksi sebesar 460,9 miliar rupiah, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum sebesar 87,8 miliar rupiah, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah sebesar 296,3 miliar rupiah, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia sebesar 278,2 miliar rupiah.

Tingkatkan Sinergitas

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendorong dengan tambahan anggaran itusinergi lintas kementerian untuk program yang memberi manfaat langsung ke masyarakat meningkat.

Hal itu seperti percepatan pembangunan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, penataan kawasan, dan rehabilitasi pasca-bencana. Begitu juga perluasan program padat karya, yang terbukti berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.