Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Ancam Rebut Greenland dengan Militer

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Trump Ancam Rebut Greenland dengan Militer Doc: afp
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Istanbul - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman untuk menggunakan kekuatan militer demi mencaplok wilayah Greenland.

Dalam sebuah wawancara terbaru, Trump menyatakan bahwa pengambilalihan Greenland bisa menjadi langkah strategis untuk kepentingan nasional AS, dan tidak menutup opsi militer sebagai salah satu cara untuk mencapainya.

“Saya tidak menutup kemungkinan itu. Saya tidak bilang akan melakukannya, tapi saya juga tidak menutup kemungkinan apa pun. Kami sangat membutuhkan Greenland,” lanjutnya, seraya menyebut wilayah otonom di bawah Denmark itu penting untuk “keamanan internasional,” ujarnya dalam wawancara dengan NBC pada akhir pekan lalu.

Seperti dikutip dari Antara, sejak kembali menjabat pada Januari lalu, Trump terus mengutarakan minatnya untuk mengakuisisi Greenland, meskipun sudah berkali-kali ditolak Denmark.

“Greenland dihuni oleh sedikit orang, dan kita akan menjaga mereka, mencintai mereka, dan semua hal itu,” tambah Trump.

Greenland, wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, sebelumnya pernah ditawarkan untuk dibeli oleh Trump pada masa jabatannya pada 2019 lalu, namun ditolak mentah-mentah oleh pemerintah Denmark. Kini, pernyataan Trump tersebut kembali memicu kecaman internasional, terutama karena menyinggung kedaulatan wilayah lain.

Greenland telah menjadi bagian dari Kerajaan Denmark sejak abad ke-18 dan mendapatkan status pemerintahan sendiri sejak 1979.

Terletak di antara Samudra Arktik dan Atlantik, Greenland kaya akan sumber daya mineral dan memiliki posisi yang strategis.

Namun, baik pemerintah Denmark maupun otoritas Greenland menolak segala bentuk tawaran untuk menjual wilayah tersebut.

Sebuah survei yang dilakukan pada Januari menunjukkan bahwa 85 persen penduduk Greenland menolak bergabung dengan AS

Pada bulan Maret lalu, Perdana Menteri terpilih Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menyerukan kepada negara-negara Eropa untuk mendukung kedaulatan wilayahnya, sambil menegaskan bahwa Greenland tidak dijual dan tidak akan pernah dijual.

“Berdirilah bersama kami dan tegaskan bahwa Greenland bukan untuk dijual, dan tidak akan pernah dijual. Greenland dijalankan oleh rakyat Greenland, dan itu tidak akan pernah berubah,” kata PM Nielsen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.