Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bebas Malaria 2026, Dinkes Teluk Bintuni Genjot Program Kesehatan

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 11:53 WIB | Oleh:
Bebas Malaria 2026, Dinkes Teluk Bintuni Genjot Program Kesehatan Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinkes Teluk Bintuni Franky Mobilala

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat menargetkan eliminasi atau pemutusan rantai penularan penyakit malaria di daerah itu dapat tercapai pada tahun 2026.

Kepala Dinkes Teluk Bintuni Franky Mobilala saat ditemui di Manokwari, Rabu, mengatakan pihaknya menerapkan metode inovasi early diagnosis and treatment (EDAT) dalam mengeliminasi malaria.

"Kami targetkan Teluk Bintuni bebas dari malaria tahun depan, artinya kampung dan distrik sudah bebas malaria," kata Franky.

Dia menyebut penggunaan konsep EDAT dalam mengeliminasi malaria dimulai dari wilayah perkampungan. Pada tahun 2023, 119 kampung dinyatakan sudah bebas malaria.

Optimalisasi konsep EDAT juga didukung dengan kesiapan sumber daya tenaga medis, ketersediaan obat-obatan dan biaya operasional untuk menjangkau perkampungan secara bertahap.

"Pelaksanaan eliminasi malaria 2024 sedang dievaluasi, dan tentu target kampung bebas malaria akan bertambah," ujarnya.

Selama tahun 2024, pihaknya fokus merealisasikan eliminasi malaria pada tingkat distrik atau kecamatan dengan target sebanyak 17 dari 24 distrik di Kabupaten Teluk Bintuni.

Diagnosis disertai pengobatan yang akurat berhasil mengendalikan malaria, dan hal itu tidak lepas dari edukasi maupun sosialisasi penerapan pola hidup sehat bagi masyarakat.

"Sebelum kami gunakan program EDAT, annual parasite incidence (API) Bintuni sebesar 100 persen per 1.000 penduduk," kata dia.

Dia menjelaskan jumlah kasus positif malaria tahun 2023, sebanyak 327 kasus, mengalami peningkatan pada 2024 menjadi 331 kasus, dan hingga periode April 2025 tersisa 174 kasus positif.

Organisasi Kesehatan Dunia memberikan target pemeriksaan malaria di Teluk Bintuni sebanyak 16.255 jiwa. Tahun 2024 terealisasi 20.854 jiwa atau melampaui target tersebut.

"Tahun ini, dari Januari sampai April sudah ada 3.159 jiwa yang diperiksa untuk mendeteksi penyakit malaria," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.