Sekjen IMF: Dikhawatirkan Tiongkok Mengalami Deflasi Akibat Kebijakan Tarif AS
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 15:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: YONHAP News
LOS ANGELES - Sekretaris Jenderal Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, pada Senin (5/5) waktu setempat menyatakan bahwa ketidakpastian ekonomi dunia semakin besar akibat kebijakan tarif Amerika Serikat, sehingga diharapkan ada perubahan struktur ekonomi Tiongkok.
Sekjen Georgieva mengatakan di dalam 'Milken Institute Global Conference 2025' yang digelar di Los Angeles, bahwa pihaknya tidak memprediksi resesi ekonomi dunia, namun ada ketidakpastian atas ekonomi dunia yang diakibatkan kebijakan tarif AS.
Menurutdia, negara maju seperti AS diprediksi akan mengalami inflasi di masa depan karena menghadapi guncangan yang diakibatkan kekurangan pasokan.
Selain itu, masing-masing negara bisa mengalami kesulitan seperti inflasi dan deflasi sesuai kondisi masing-masing.
Sekjen Georgieva menyatakan bahwa IMF terus menuntut reformasi struktur ekonomi yang bisa berpengaruh baik dalam negeri maupun luar negeri, yaitu mengubah struktur ekonomi yang mengarah ke konsumsi dari sebelumnya ekspor, menstabilkan pasar properti, dan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia juga menyarankan bahwa Tiongkok harus mengurangi intervensi negara dalam masalah ekonomi. KBS/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!