Sediakan Internet di Daerah 3T, Pemerintah Manfaatkan SATRIA-1
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 23:46 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Kemkomdigi
JAKARTA - Pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan Satelit Republik Indonesia 1 atau SATRIA-1 untuk menyediakan layanan internet di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dalam acara diskusi di Bentara Budaya, Jakarta Pusat, Senin (5/5), Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa layanan SATRIA-1 akan mencakup daerah-daerah yang selama ini belum memiliki akses internet atau blank spot area.
"Kita punya SATRIA-1, nanti mungkin beberapa spot, titik-titik yang dibutuhkan untuk penguatan jaringan, bisa kita usulkan dan bisa dipercepat," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Selasa (6/5).
Pemerintah mendukung inisiatif komunitas dalam memanfaatkan perangkat-perangkat teknologi sederhana untuk menghadirkan konektivitas di tempat-tempat terpencil.
"Inisiatif jejaring warga ini menurut saya membuktikan antusiasme masyarakat kita untuk mengadopsi teknologi, walaupun dalam bentuk yang sederhana namun kreativitasnya luar biasa," kata Nezar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Komunikasi dan Digital, menurut dia, siap memfasilitasi pegiat dan pemangku kepentingan terkait dalam menyediakan fasilitas akses internet berbasis komunitas sesuai dengan ketentuan.
Nezar menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh warga dapat merasakan manfaat infrastruktur konektivitas yang sudah dibangun.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan mengecek langsung pengelolaan layanan internet berbasis komunitas seperti di Kampung Adat Cipta Gelar di Sukabumi dan Desa Meulingge di Aceh.
"Kita prinsipnya no one left behind, jangan sampai ada yang tertinggal, semuanya bisa terlibat, bisa memanfaatkan jaringan ini untuk manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua," kata Nezar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Konektivitas yang terbangun telah terbukti bermanfaat untuk mempererat hubungan sosial dan menjadi alat untuk mengekspresikan kebudayaan dan kebijaksanaan lokal," kata dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!