Pramono: Harga Beras DKI Stabil Berkat Peran Strategis TNI!
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui bahwa kestabilan harga beras di Jakarta selama enam bulan terakhir dikarenakan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pramono mengatakan, harga beras di Jakarta relatif stabil berkat peran strategis aparat teritorial di daerah penghasil, terutama Komando Distrik Militer (Kodim) setempat.
“Harga ini, dalam enam bulan ini relatif stabil, salah satu yang membuat stabil sebenarnya Pak Dandim,” kata Pramono di Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/5).
Pramono mengakui Kodim memiliki peran dalam menjaga harga pembelian pemerintah (HPP) agar tetap terkendali.
“Harus diakui dengan HPP-nya Rp 6.500 bisa Rp 7.000, Menurut saya luar biasa,” kata Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski begitu, Pramono enggan merinci lebih jauh apa saja yang dilakukan oleh jajaran TNI dalam upaya tersebut.
“Saya enggak perlu cerita apa yang dilakukan, tapi saya sebagai orang yang lama di pemerintahan, tahu apa yang dilakukan oleh Pak Dandim dan jajarannya,” kata Pramono.
Jaga ketersediaan beras
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk menjaga ketersediaan beras di Jakarta, Pramono juga telah bekerja sama dengan berbagai daerah salah satunya adalah Karawang, Jawa Barat.
Hal itu lantaran kebutuhan beras di Jakarta sekitar 2.500 ton per hari. Dengan lahan sawah yang hanya 400 hektare di Jakarta, maka kerja sama antar daerah pun perlu dilakukan.
“Di Jakarta itu hanya ada 400 hektare lahan sawah, sedangkan penduduknya lebih dari 11 juta. Tidak mungkin kebutuhan beras bisa tercukupi tanpa kerja sama dengan daerah penghasil seperti Karawang,” jelas Pramono.
Saat ini, sebanyak 600 hektare lahan sawah di Karawang telah dikerjasamakan dengan BUMD pangan DKI, Food Station Cipinang.
Pramono menilai angka tersebut masih kurang dan meminta Food Station untuk menambah skala kerja sama.
Dia menambahkan Pemprov DKI akan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai daerah penghasil beras lainnya di Indonesia, termasuk Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!