Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Orangtua di Era Digital: Mengenali Bahaya Gadget yang Mengancam Interaksi Sosial Anak

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 13:28 WIB | Oleh:
Orangtua di Era Digital: Mengenali Bahaya Gadget yang Mengancam Interaksi Sosial Anak Doc: Pribadi/yds
Ket. Anak-anak tengah asyik bermain gadget tanpa peduli akan bahayanya.

Maraknya penggunaan gadget dan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), menghadirkan tantangan baru bagi orang tua dalam membekali anak.

Ketergantungan pada teknologi dinilai dapat menghambat hubungan sosial anak, baik dengan keluarga maupun teman sebaya. Oleh karena itu, peran orangtua sangat krusial untuk mengenali bahaya ini dan mengambil langkah pencegahan.

Menurut psikolog klinis Adityana Kasandravati Putranto, risiko ketergantungan teknologi berpotensi mengurangi interaksi sosial anak.

"Untuk mencegah AI membatasi interaksi anak, baik dengan orang tua maupun teman-temannya, orang tua dapat mengambil beberapa langkah strategis," katanya. Strategi tersebut meliputi membangun rutinitas keluarga tanpa gadget, mengajak anak beraktivitas non-teknologi, serta mendorong interaksi sosial langsung dengan kerabat dan teman.

Adityana menekankan pentingnya aturan tegas.

"Buat aturan yang jelas tentang kapan dan berapa lama anak boleh menggunakan perangkat yang didukung AI. Misalnya, tidak menggunakan perangkat saat makan atau sebelum tidur," ucapnya, sembari menambahkan orang tua juga harus menjadi teladan dalam pembatasan penggunaan teknologi.

Tantangan ini dirasakan banyak orangtua, termasuk Maya, warga Jakarta Selatan.

"Memang susah ya sekarang membatasi anak pakai gadget. Tapi setelah tahu dampaknya ke pergaulan mereka dari penjelasan psikolog atau berita, kami jadi lebih sadar bahayanya," kata Ibu Maya. Ia mengakui pentingnya usaha lebih untuk membuat aturan dan meluangkan waktu berkualitas tanpa gadget bagi anaknya.

Edukasi mengenai pentingnya interaksi sosial dan dampak negatif ketergantungan teknologi perlu terus diberikan kepada anak, diiringi upaya orangtua untuk menciptakan keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kehidupan sosial nyata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.