Hati-hati, Obat Keras Beredar Bebas di Tanah Abang
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 19:39 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Obat keras Tramadol ternyata dijual secara bebas kawasan Jalan KS Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo akan menindak tegas penjual obat tersebut.
Pramono sendiri mengaku baru mendengar soal hal tersebut, namun dirinya berjanji akan segera mengambil langkah tegas untuk memberantas peredarannya.
“Saya akan memerintahkan dinas terkait, terutama Satpol PP agar berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak. Untuk yang seperti itu, harus kita perangi bersama. Itu tidak boleh terjadi,” tegas Pramono di saat dijumpai di Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa.
Kendati belum familiar dengan nama obat tersebut, Pramono dengan tegas menyatakan bahwa peredaran obat keras seperti Tramadol tidak bisa ditoleransi.
Hal itu lantaran obat pereda nyeri itu tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan dan harus dilawan penyebarannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, dia akan segera menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk menindak para pedagang obat tersebut.
“Saya yakin lah, disebut namanya saja, Tramadol tadi. Saya yakin pasti ini bukan sesuatu yang perlu diminum bersama-sama. Jadi itu harus kita lawan,” kata Pramono.
Sebelumnya, obat keras Tramadol diketahui dijual secara terang-terangan di depan Museum Tekstil atau trotoar Jalan KS Tubun arah Pasar Tanah Abang Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Obat pereda nyeri itu dijual kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan KS Tubun. Tak hanya dewasa, bahkan obat tersebut diketahui banyak dikonsumsi oleh semua kalangan termasuk anak-anak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!