Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Semarang fokuskan bangun layanan pendidikan dan kesehatan

📅 Senin, 05 Mei 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Wali Kota Semarang fokuskan bangun layanan pendidikan dan kesehatan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semara
Ket. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan forkompinda, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kota Semarang Tahun 2025-2029, di Semarang, Senin (5/5).

Semarang -- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bakal memfokuskan pemenuhan program layanan dasar masyarakat yakni terkait kesehatan dan pendidikan pada 2025-2029.

"Kami fokus infrastruktur layanan dasar, kami selesaikan dulu jumlah kebutuhan puskesmas sama puskesmas pembantu," katanya, di Semarang, Jawa Tengah, Senin.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kota Semarang Tahun 2025-2029.

Menurut dia, jumlah kebutuhan penduduk dengan layanan kesehatan yang tersedia akan dipetakan, termasuk dengan keberadaan rumah-rumah sakit swasta.

"Misalnya di tempat-tempat yang jauh dari jangkauan RS swasta itu atau tidak ada layanan primernya, di situ harus segera dibangun puskesmas pembantu, puskesmas, atau rumah sakit, itu penting. Kesehatan itu penting," katanya.

Artinya, kata dia, Pemerintah Kota Semarang akan menambah fasilitas kesehatan untuk mempermudah jangkauan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Berkaitan dengan pendidikan, ia tak mau ada seorang siswa tak bisa melanjutkan sekolah karena tak mampu bayar biaya sekolah.

"Layanan dasar berupa pendidikan ini kan aset. Semua urusan pendidikan harus diselesaikan, termasuk yang enggak bisa bayar SPP. Kami sedang cari format agar tidak melanggar aturan," katanya.

Karena itu, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan untuk bisa memenuhi layanan dasar tersebut.

"Setelah layanan dasar, lainnya akan kami kerjakan, seperti pariwisata dan lain lain," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Pemkot Semarang setiap tahunnya akan memfokuskan di sektor tertentu sehingga pembangunan akan lebih merata.

"Jadi, ada konsentrasi setiap tahunnya. Tahun 2025 mau bangun apa, 2026 mau bangun apa. Begitu seterusnya sampai 2029. Kami agak merubah sedikit pola penganggarannya," katanya.

Namun, Agustina mengingatkan bahwa ada prioritas dalam pembangunan, yakni pemenuhan layanan dasar pada masyarakat berupa kesehatan dan pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Mengolah Sampah Daun Kering...
Luar Negeri
Ekuador Makin Kacau, Status...
Luar Negeri
Filipina Gelontorkan 362 Ju...
Ekonomi
Jaga Daya Beli Masyarakat, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.