Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BTN JAKIM 2026: Menkes Budi Gunadi Sadikin Jadi Guide Runner Pelari Tunanetra

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 20:40 WIB | Oleh:
BTN JAKIM 2026: Menkes Budi Gunadi Sadikin Jadi Guide Runner Pelari Tunanetra Doc: Istimewa
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Setiyo Wibowo, turut berpartisipasi dalam BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 dengan menjadi guide runner bagi peserta penyandang tunanetra pada kategori 5K yang berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (13/6).

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Setiyo Wibowo, turut berpartisipasi dalam BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 dengan menjadi guide runner bagi peserta penyandang tunanetra pada kategori 5K yang berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (13/6).

Keterlibatan keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan ajang olahraga yang inklusif serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga berskala internasional.

Dalam perlombaan tersebut, guide runner bertugas mendampingi peserta tunanetra sepanjang lintasan lomba. Peran tersebut sangat penting untuk membantu navigasi, menjaga keselamatan, serta memastikan komunikasi tetap berjalan dengan baik selama proses perlombaan berlangsung.

Guide runner juga bertanggung jawab memberikan arahan mengenai kondisi lintasan, perubahan arah, hambatan yang mungkin ditemui, hingga informasi terkait jarak yang tersisa menuju garis finis. Pendampingan tersebut memungkinkan atlet tunanetra dapat berlari dengan aman dan nyaman selama mengikuti kompetisi.

Pada BTN JAKIM 2026, guide runner dan peserta tunanetra terhubung menggunakan gelang running tether yang berfungsi sebagai tali kemudi. Peralatan tersebut memungkinkan keduanya tetap terkoordinasi selama berlari tanpa mengganggu ritme dan kenyamanan atlet.

Selama perlombaan berlangsung, guide runner diwajibkan terus memegang gelang tether tersebut untuk menjaga sinkronisasi gerakan. Dengan cara ini, atlet tunanetra dapat mengikuti arah lintasan secara tepat sekaligus memperoleh informasi yang dibutuhkan secara real time.

Kehadiran Menteri Kesehatan dan jajaran BTN sebagai guide runner menjadi simbol dukungan terhadap olahraga inklusif di Indonesia. Langkah tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas.

BTN Jakarta International Marathon 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat pesan kesetaraan dan inklusivitas. Melalui keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang, ajang ini diharapkan mampu mendorong semakin luasnya akses masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang ramah bagi semua kalangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.