Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Temanggung Waspadai Kebakaran Hutan serta Kekeringan di Musim Kemarau

📅 Senin, 05 Mei 2025, 15:33 WIB | Oleh:
Temanggung Waspadai Kebakaran Hutan serta Kekeringan di Musim Kemarau Doc: antara foto
Ket. Peralatan BPBD Temanggung.

TEMANGGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng) telah melakukan persiapan antisipasi maupun penanganan terhadap daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan pada musim kemarau tahun 2025.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG dan juga surat edaran dari Pemprov Jawa Tengah bahwa di wilayah Jawa Tengah ini khususnya di Temanggung agar mewaspadai bencana karhutla dan kekeringan.

“Berdasarkan informasi dari BMKG dan juga surat edaran dari Pemprov Jawa Tengah, tahun ini agar melakukan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang diprakirakan mulai bulan Mei ini. Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa OPD dan pihak Perhutani dalam menghadapi dampak maupun bencana di musim kemarau, seperti kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan,” katanya di Temanggung, Senin (5/5).

Ia mengatakan, untuk kebakaran hutan dan lahan tersebut berpotensi melanda kawasan Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prahu. Sementara kecamatan di Kabupaten Temanggung yang berpotensi mengalami kekeringan, di antaranya Kecamatan Pringsurat, Bulu, Kandangan, dan Kaloran.

“Untuk titik kekeringan kita masih berasumsi dengan tahun yang kemarin, ada di 12 sampai 14 kecamatan, seperti ada di Kecamatan Bulu, Bansari, Kaloran, Pringsurat, Bejen. Di daerah tersebut pada musim kemarau debit mata air menurun,” katanya.

Dalam antisipasi maupun penanganan karhutla, pihak BPBD telah melakukan koordinasi dengan pihak Perhutani, termasuk kesiapan personel gabungan. “Jadi kita sudah berkoordinasi dengan pihak Perhutani untuk memetakan daerah rawan karhutla, kemudian kita juga sudah siapkan pompa air jika terjadi kebakaran, pompa besar itu ada lima buah, kemudian pompa kecil itu ada 10 buah, kemudian selang air itu kita punya dengan panjang 9 kilometer, jadi semua alat itu sangat memadai untuk pemadaman kebakaran,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.