Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Mengejutkan! Warga RI Makin Rajin Nabung, Apa Pemicunya?

📅 Senin, 05 Mei 2025, 18:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Mengejutkan! Warga RI Makin Rajin Nabung, Apa Pemicunya? Doc: ANTARA FOTO/Andri Saputra
Ket. Ilustrasi - Petugas melayani nasabah saat setor tunai di salah satu agen BRILink, Pasar Barito Ternate, Maluku Utara, Jumat (25/4/2025).

JAKARTA - Kemampuan menabung konsumen adalah kemampuan seorang konsumen untuk mengalokasikan sebagian pendapatannya untuk ditabung atau disimpan. Ini mencakup niat dan kemampuan nyata untuk menabung. 

Kemampuan ini bisa diukur melalui Indeks Menabung Konsumen (IMK) yang mencerminkan kecenderungan konsumen untuk menabung. 

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat niat dan kemampuan menabung konsumen pada April 2025 membaik dari bulan sebelumnya sebagaimana tercermin dari Indeks Menabung Konsumen (IMK) yang menguat 5,1 poin dari posisi Maret 2025.

“IMK pada bulan April 2025 berada di level 83,4, menguat 5,1 poin dari posisi bulan sebelumnya,” kata Sekretaris LPS Jimmy Ardianto dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (5/5).

Lebih lanjut, membaiknya IMK April 2025 sejalan dengan dua komponen penyusunnya yakni Indeks Intensitas Menabung (IIM) yang tumbuh 2,7 poin ke level 72,2 serta Indeks Waktu Menabung (IWM) naik sebesar 7,6 poin pada periode yang sama ke level 94,6.

IIM menunjukkan penilaian konsumen tentang intensitas dan kemampuan menabung, sedangkan IWM menggambarkan penilaian konsumen terhadap waktu yang tepat untuk menabung atau niat untuk menabung.

Adapun pergerakan IMK pada sebagian kelompok pendapatan rumah tangga (RT) cenderung menguat pada April 2025.

LPS mencatat, peningkatan terbesar IMK terlihat pada kelompok RT berpendapatan di atas Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan bulan (naik 8,8 poin) dan RT berpendapatan hingga Rp1,5 juta persen per bulan (naik 7,2 poin).

Sejalan dengan dua kelompok sebelumnya, IMK kelompok RT dengan pendapatan di atas Rp3 juta hingga Rp7 juta per bulan tercatat meningkat (naik 6,0 poin).

Khusus kelompok RT dengan pendapatan di atas Rp7 juta per bulan, IMK mengalami sedikit penurunan (turun 1,0 poin), namun tetap konsisten di atas level 100.

Dalam survei yang sama, LPS juga memotret Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) pada April 2025 yang tercatat 103,1, meningkat sebesar 1,6 poin month to month (MoM).

“Perkembangan ini menunjukkan persepsi positif konsumen yang kembali menguat terhadap kondisi ekonomi nasional dan di wilayahnya,” kata Jimmy.

Penguatan juga terlihat pada dua komponen IKK, yaitu Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) maupun Indeks Ekspektasi (IE). ISSI meningkat ke level 81,9 dari posisi Maret 2025 yang tercatat sebesar 79,3. Di samping itu, IE turut menguat ke level 118,9 dari 118,2 pada Maret 2025.

LPS mencatat, peningkatan optimisme konsumen pada April lalu antara lain disebabkan adanya penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) pada awal triwulan II 2025 (Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non-Tunai, bantuan beras 10 kg, Program Indonesia Pintar), serta berhasilnya panen raya tanaman pangan (padi dan jagung).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Transaksi video commerce meningkat

15 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

23 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Luar Negeri
Warga Jepang Dukung Pembata...
Nasional
Penutupan Muktamar Nahdlatu...

Peluang ekspor bawang goreng khas Palu

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peluang ekspor bawang goren...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.