Gubernur DKI Jakarta Ungkap Program MTU untuk Tingkatkan Kualitas SDM
📅 Jumat, 02 Mei 2025, 19:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Reza Pratama Putra
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Jumat (2/5) meninjau pelaksanaan (MTU) di Rusunawa KS Tubun, Jakarta Barat.
Pramono menyampaikan, program MTU digelar untuk menjawab tantangan Jakarta sebagai Kota Global, di mana peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama.
"Saya yakin kalau ini bisa terus diadakan pasti ini akan membawa kebaikan bagi Jakarta," ujar Gubernur DKI Jakarta.
Pramono pun merasa sangat terkesan dengan antusiasme warga serta beragam pelatihan yang diselenggarakan di lokasi tersebut. Berbagai pelatihan seperti merias wajah, menjahit, desain, hingga pelatihan pekerja kantoran seperti mengetik, tersedia bagi warga Rusunawa KS Tubun.
Pramono mengatakan, program MTU ini merupakan prioritas 100 hari kerjanya karena dinilai sangat dibutuhkan oleh warga yang belum memiliki pekerjaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini memang betul-betul program yang dibutuhkan di lapangan. Kenapa ini menjadi salah satu prioritas saya dalam 100 hari, pertama supaya ini bisa memberikan manfaat bagi warga yang selama ini belum beruntung belum bekerja," ucap Pramono.
Saat meninjau, Gubernur DKI Jakarta juga terkejut mendapati mahasiswa perguruan tinggi turut serta dalam pelatihan komputer. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan akan keterampilan praktis di berbagai kalangan.
Nantinya, setiap peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan sebagai modal untuk mencari pekerjaan. Karena itu, ia yakin program MTU di KS Tubun ini dapat memberikan kontribusi positif bagi warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun ia menyebutkan adanya kendala permodalan yang dihadapi warga. Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membantu permodalan dengan skema yang terjangkau, seperti melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Nanti kami akan meminta para kepala dinas untuk memberikan usulan kepada saya supaya ini akan bisa bermanfaat di lapangannya kemudian hari," ujar dia.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho menjelaskan, sekitar 80 persen warga di Rusunawa KS Tubun mengikuti pelatihan MTU. Program ini pun telah menjangkau 40 persen dari target yang direncanakan dan akan terus digelar di wilayah lainnya.
"Ini naik persentasenya, tahun 2024 dari 2.300 orang, sekarang menjadi 2.700 orang. Jadi artinya meningkat dari tahun kemarin," kata Hari.
Bagi yang ingin mendaftar pelatihan MTU, Hari menjelaskan permohonan dapat diajukan melalui surat dari RT/RW, karang taruna, lurah, atau camat yang ditujukan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Energi Provinsi DKI Jakarta.
Setelah surat diterima, pihaknya akan melakukan pengecekan lokasi dan melakukan asesmen kebutuhan pelatihan di wilayah tersebut. Pelatihan berlangsung selama 20 hari dan peserta akan menerima sertifikat sebagai modal untuk bekerja atau berwirausaha.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!