Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Rilis Kebijakan Pengembalian Pajak bagi Penumpang Keberangkatan

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Rilis Kebijakan Pengembalian Pajak bagi Penumpang Keberangkatan Doc: AFP/Hector RETAMAL
Ket. Penumpang menunggu di konter American Airlines untuk penerbangan mereka di Bandara Internasional Shanghai Pudong di Shanghai, pekan lalu.

Beijing - Tiongkok pada Minggu (27/4) meluncurkan serangkaian langkah untuk semakin mengoptimalkan kebijakan pengembalian pajak (tax refund) saat keberangkatan guna memenuhi kebutuhan para wisatawan mancanegara dengan lebih baik dan memperluas konsumsi inbound.

Seperti dikutip dari Antara, ambang batas pembelian minimum untuk pengembalian pajak keberangkatan telah diturunkan sehingga memungkinkan para pelancong mancanegara untuk mengajukan pengembalian pajak jika mereka membelanjakan sedikitnya 200 yuan (1 yuan = 2.309 rupiah) atau sekitar 27,75 dollar AS (1 dollar AS = 16.829 rupiah) di toko dan hari yang sama serta memenuhi berbagai persyaratan terkait lainnya.

Demikian dipaparkan dalam sebuah surat edaran yang dirilis bersama oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok dan lima departemen pemerintah lainnya.


Sembari memastikan manajemen risiko yang tepat, pengembalian pajak akan tersedia melalui berbagai saluran, termasuk pembayaran seluler, kartu bank, dan uang tunai,guna mengakomodasi preferensi pembayaran yang beragam dari pelancong mancanegara dengan lebih baik lagi. Batas atas terkait pengembalian pajak dalam bentuk tunai telah ditingkatkan menjadi 20.000 yuan.

Surat edaran itu juga menguraikan langkah-langkah untuk memperluas jumlah toko yang menyediakan layanan pengembalian pajak keberangkatan, memperkaya pasokan barang-barang terkait, dan meningkatkan layanan-layanan yang relevan.

Menurut surat edaran itu, lebih banyak toko yang menyediakan layanan pengembalian pajak keberangkatan akan didirikan di area-area perbelanjaan utama, jalanan khusus pejalan kaki, objek wisata, resor, venue budaya, bandar udara, pelabuhan penumpang, dan hotel.


Toko-toko yang menyediakan layanan pengembalian pajak keberangkatan didorong untuk memperluas penawaran produk yang mencakup, di antaranya merek-merek terkemuka, barang konsumen Tiongkok ternama, perangkat pintar, barang warisan budaya takbenda, kerajinan tangan, dan produk khas.


Serangkaian aktivitas promosi belanja di Tiongkok akan diluncurkan untuk mendukung berbagai upaya lokal guna menumbuhkan dan mempromosikan produk-produk khas yang berkualitas tinggi, seperti "oleh-oleh kota" dan barang-barang yang "wajib dibeli," di toko-toko yang menyediakan layanan pengembalian pajak keberangkatan.


Sementara itu, regulasi terkait pengembalian pajak keberangkatan telah direvisi untuk mengoptimalkan layanan-layanan terkait dan menyederhanakan proses pengembalian pajak untuk membantu para pelancong mancanegara agar lebih mudah mendapatkan manfaat dari kebijakan pengembalian pajak keberangkatan, menurut otoritas perpajakan di negara tersebut.

Sebelumnya pada bulan ini, Tiongkok mengumumkan perubahan secara nasional dari model pengembalian pajak saat keberangkatan menjadi model pengembalian pajak saat pembelian untuk kebijakan pengembalian pajak keberangkatan. Hal tersebut memungkinkan wisatawan asing untuk langsung mengeklaim potongan pajak pertambahan nilai di toko-toko bebas bea di seluruh negara tersebut.

Destinasi Belanja Global

Menurut pihak berwenang, kebijakan ini bertujuan untuk mendukung sektor perdagangan dan pariwisata negara tersebut pasca-pandemi, serta menarik lebih banyak kunjungan internasional. "Langkah ini akan memberi dorongan lebih lanjut pada industri ritel dan pariwisata, serta memperkuat daya saing Tiongkok sebagai destinasi belanja global," ungkap juru bicara Kementerian Keuangan Tiongkok.

Program ini juga diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja di sektor perdagangan ritel dan mendukung keberlanjutan ekonomi domestik. Kebijakan pengembalian pajak ini dimulai pada bulan Mei 2025 dan akan berlaku di sejumlah kota besar, termasuk Beijing, Shanghai, dan Guangzhou.

Para pelancong internasional yang memenuhi kriteria dapat mengajukan pengembalian pajak setelah melakukan pembelian di toko yang terdaftar dan memenuhi ketentuan pengembalian pajak di bandara internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.