Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNNP Peringatkan Kalteng Masih Berstatus Darurat Narkoba

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNNP Peringatkan Kalteng Masih Berstatus Darurat Narkoba Doc: Antara
Ket. Rapat bersama Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di kantor BNNP Kalteng di Palangka Raya.

Palangka Raya - Plt Kepala Badan Narkotika Nasional Kalimantan Tengah (BNNP Kalteng) Ruslan Abdul Rasyid menjelaskan saat ini tingkat pengguna dan pengedar narkoba di wilayah Kalteng terus menjamur sehingga masih dalam status darurat narkoba.

“Untuk saat ini sesuai dengan pemetaan jaringan dan dengan tingkat pengguna yang ada, Provinsi Kalteng masih darurat narkoba, “ujar Ruslan di Palangka Raya, Selasa (29/4).

Dia mengatakan, sesuai fakta dan analisa serta pemeriksaan yang dilakukan BNNP Kalteng, ada beberapa daerah yang menjadi zona merah, mengingat tingkat peredaran dan pengguna narkoba di daerah tersebut cukup tinggi.

“Sebelum kita menetapkan suatu daerah berstatus zona merah harus ada standarisasi. Contohnya Gunung Mas, Sampit di daerah Sawit seperti Parenggean, Kapuas, Pujon, Seruyan Tengah, yang paling banyak perusahaan sawit dan tambang,” katanya.

Plt Kepala BNN Kalteng juga mengimbau masyarakat tidak tergiur dan terpengaruh untuk mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba.

“Bukan hanya mengedepankan pemberantasan, pencegahan juga harus jalan. Bagaimana kita membuat Kalteng bebas dari narkoba (Kalteng Bersinar),” tambahnya.

Ruslan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalteng agar tidak tergiur dan terpengaruh untuk mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba.

“Mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba adalah tindakan yang melanggar hukum dan diri kita sendiri,” katanya.

Saat ini BNNP Kalteng juga terus berupaya menyeimbangkan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana narkotika.

Salah satu upaya itu adalah penguatan Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan melaksanakan rapat bersama di kantor BNNP Kalteng.

Forum Komunikasi ini melibatkan berbagai pihak terkait, digelar dalam rangka menyusun rencana aksi dan sinergitas penanganan narkotika di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Forum Komunikasi ini diikuti perangkat daerah tingkat Provinsi Kalteng dan instansi vertikal di Kalteng, perwakilan Polda, Korem, DAD Kalteng, unsur perguruan tinggi, Ormas GRANAT, GAPKI dan lain sebagainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.