Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Ingin Tertinggal, Wagub Jatim Emil Dorong Pejabat Manfaatkan AI untuk Menunjang Pelayanan Publik

📅 Senin, 28 Apr 2025, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Ingin Tertinggal, Wagub Jatim Emil Dorong Pejabat Manfaatkan AI untuk Menunjang Pelayanan Publik Doc: Biro Adpim Jatim
Ket. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong seluruh pejabat/kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam menunjang pelayanan publik/masyarakat.

Emil dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin (28/4), menegaskan penggunaan AI bukan lagi sebatas teori, melainkan sudah menjadi kebutuhan praktis dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Jangan sampai Pemprov Jatim tertinggal. Penggunaan AI, seperti chat GPT, dapat mengefisienkan proses brainstorming, eksplorasi ide, hingga inventarisasi data dan fakta," kata Emil.

Menurut Emil, AI dalam pemerintahan berperan sebagai regulator, fasilitator, pemimpin, dan pengguna.

Dengan menyeimbangkan empat fungsi tersebut, kata dia, pemerintah dapat mendorong pengembangan AI yang aman, inovatif, dan berpihak pada kepentingan publik.

Ia mengajak seluruh kepala perangkat daerah untuk menginventarisasi bidang strategis di Pemprov Jatim yang bisa dieksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan.

Saat ini, Pemprov Jatim telah mulai menggunakan AI dalam pengolahan data dan analisa kebijakan berbasis data tidak terstruktur, termasuk data gambar dan video.

"Teknologi ini memungkinkan kita mengekstraksi data dari berbagai sumber untuk mendukung pembuatan kebijakan yang lebih berbasis data," ujarnya.

Meski demikian, Emil menegaskan AI tidak akan menggantikan sepenuhnya peran manusia. Beberapa pekerjaan seperti perbaikan infrastruktur tetap memerlukan tenaga manusia.

"AI tidak menghapus tanggung jawab manusia. Masih diperlukan sentuhan manusia, kecerdasan emosional, empati, dan keterampilan sosial," katanya.

Ia menambahkan AI hanya bertugas mendukung proses pengambilan keputusan agar lebih efisien, tanpa mengurangi otoritas manusia dalam menetapkan keputusan akhir.

Emil berharap proses digitalisasi melalui AI mampu meningkatkan produktivitas tenaga kerja. "Kalau biasanya membutuhkan dua hari, dengan AI bisa diselesaikan dalam dua detik. Ini akan jauh lebih cepat dan produktif," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.