Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Rakyat Malang Perlu 225 Bed Asrama Tahun Pertama

📅 Senin, 28 Apr 2025, 20:39 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat Malang Perlu 225 Bed Asrama Tahun Pertama Doc: ist
Ket. sekolah

SURABAYA – Untuk tahun pertama sekolah rakyat di Kabupaten Malang memerlukan 225 bed untuk asrama SD, SMP, dan SMA. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan pembangunan gedung untuk Sekolah Rakyat di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang untuk SD, SMP, dan SMA.

Khofifah di Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan lahan yang menjadi lokasi pembangunan fasilitas gedung Sekolah Rakyat memiliki luasan 9,7 hektare atau dengan kata lain melebihi standar yang ditetapkan, enam hektare.

"Saya mendapat informasi, bahwa di sini peruntukannya untuk SD, SMP, dan SMA. Nanti ada tiga kelas untuk kelas untuk SD, tiga kelas untuk SMP, dan tiga kelas SMA," kata Khofifah.

Kemudian, setiap rombongan belajar atau rombel Sekolah Rakyat di Kabupaten Malang itu akan diisi 25 pelajar. Pada tahun pertama berarti butuh 225 bed untuk asrama dan terus bertambah kelas dua dan kelas tiga nantinya," ucapnya.

Menurut dia, dengan luas lahan yang ada, pembangunan seluruh fasilitas untuk kebutuhan pelaksanaan Sekolah Rakyat bisa terpenuhi, salah satunya gedung asrama.

Keberadaan asrama memang salah satu fasilitas yang dipersyaratkan pemerintah pusat, mengingat program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat mengusung konsep boarding school. Lebih lanjut, konsep boarding school atau sekolah dengan asrama yang diterapkan diyakini oleh Khofifah mampu memudahkan pembentukan karakter anak.

"Perencanaan pembangunan SR ini dibutuhkan alokasi dana untuk membangun baik oleh APBN.maupun swasta," kata dia.

Segmentasi murid di dalam Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari kelompok keluarga berkategori tidak mampu dan terdata di dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Sekolah Rakyat di lokasi ini justru mendekatkan ke segmen siswa didik, menjangkau anak-anak Malang Selatan di desil satu," ucapnya.

Terkait akses menuju lokasi, Gubernur Jawa Timur dua periode ini menyebut telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang dalam percepatan penyelesaian perbaikan infrastruktur jalan dan pemasangan jaringan listrik serta ketersediaan sumber air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

55 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.