Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OJK Dorong Perencana Keuangan Perempuan Tingkatkan Literasi Keuangan

📅 Senin, 28 Apr 2025, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Dorong Perencana Keuangan Perempuan Tingkatkan Literasi Keuangan Doc: Antara
Ket. Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dalam acara training of trainer (ToT) bagi perempuan perencana keuangan sekaligus program SICANTIKS di Jakarta, Senin (28/4).

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak perempuan profesional dari kalangan perencana keuangan (financial planner) untuk ikut berperan dalam memperluas dan mengampanyekan literasi keuangan, khususnya keuangan syariah, kepada masyarakat luas melalui peran sebagai duta literasi keuangan.

“Kami ingin agar ibu-ibu (perencana keuangan) menjadi duta keuangan yang melalui berbagai platform media sosial dan berbagai forum, ibu bisa menularkan dan mengajarkan berbagai informasi dan edukasi kepada perempuan dan segmennya,” kata Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi di Jakarta, Senin (28/4).

Ismail mengingatkan, perencana keuangan yang telah bersertifikasi memiliki keahlian dan kompetensi pada bidangnya. Dengan dibekali pelatihan tambahan dan menjadi duta literasi keuangan, maka perencana keuangan diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan OJK dalam penyampaian literasi keuangan.

Ia mengatakan, era digitalisasi memberikan konsekuensi pada rawannya kejahatan finansial bagi perempuan. Keberadaan pinjaman online (pinjol) ilegal, misalnya, yang banyak merugikan kaum perempuan.

Padahal, catat Ismail, perempuan merupakan kelompok yang paling banyak menggunakan layanan pinjaman daring (pindar) dengan persentase 50,3 persen dibandingkan kelompok laki-laki. Oleh sebab itu, OJK melihat akses keuangan yang luas pada kelompok perempuan juga perlu dibarengi dengan literasi keuangan.

“Kita menganggap ibu-ibu menjadi sasaran yang tepat untuk dilakukan literasi dan inklusi dengan membekali informasi-informasi dan pengetahuan tentang keuangan secara benar dan keuangan syariah secara khususnya,” kata dia.

Pada Senin (28/4), OJK menyelenggarakan program pelatihan atau training of trainer (ToT) untuk perempuan perencana keuangan, khususnya keuangan syariah, sekaligus program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) dalam rangka Hari Kartini.

Dalam penyelenggaraan ToT ini, OJK bekerja sama dengan asosiasi perencana keuangan yaitu Financial Planning Standards Board (FPSB) Indonesia serta International Association of Registered Financial Consultants (IARFC).

Kegiatan ini mengumpulkan sekitar seratus perencana keuangan yang sudah terkurasi untuk bisa menjadi duta literasi keuangan khususnya duta keuangan syariah.

Ismail mengatakan, kegiatan ToT khusus untuk perempuan perencana keuangan ini juga merupakan bagian dari program untuk mencetak duta literasi keuangan lebih banyak. Sebagai informasi, OJK melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) telah menargetkan pembentukan dua juta duta dan agen literasi dan inklusi keuangan.

“Saat ini (ToT) sudah dilakukan melalui berbagai segmen, baik itu mahasiswa, penyuluh agama bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag), kemudian juga aparat desa, dan sebagainya. Itu bagian dari mendorong lebih banyak edukasi dan literasi keuangan secara lebih masif dan merata,” kata Ismail.

Pada kesempatan yang sama, Chairman FPSB Indonesia Tri Joko Santoso menyampaikan bahwa kegiatan ToT yang digelar OJK memberikan kesempatan yang besar bagi para perencana keuangan untuk turut berperan dalam peningkatan literasi keuangan, terutama pada kaum perempuan.

“Selain memberikan advice kepada klien (profesi perencana keuangan), tapi juga bersama-sama OJK untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama pada kaum perempuan. Kami juga berterima kasih karena anggota kami juga mendapatkan pelatihan-pelatihan tambahan yang sesuai dengan pedoman dan arahan dari OJK,” kata Joko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.