Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Sampang Menggandeng Rumah Sakit Swasta untuk Program KB Pria

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Sampang Menggandeng Rumah Sakit Swasta untuk Program KB Pria Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi pemeriksaan pasien di salah satu rumah sakit mitra program KB pria di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Sampang – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Jawa Timur menggandeng rumah sakit swasta untuk pelaksanaan operasi program keluarga berencana (KB) bagi pria.

Plt Kepala Dinkes-KB Kabupaten Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini di Sampang, Sabtu (26/4), menjelaskan program KB bagi lagi yang dikenal dengan istilah metode operasi pria (MOP) itu perlu disosialisasikan, karena peserta jenis KB ini masih sedikit.

Di samping itu membutuhkan penanganan khusus, berbeda dengan program KB suntik atau menggunakan pil pada kaum perempuan.

"Karena itu, kami perlu menggandeng rumah sakit swasta sebagai mitra, sehingga dengan cara ini, KB pria nantinya akan lebih dikenal luas," katanya.

Menurut Lusi, salah satu rumah sakit swasta yang kini menjadi mitra Dinkes-KB Sampang dalam program KB MOP tersebut adalah RS Qonaah, Sampang.

"Program ini gratis. Dengan cacatan warga yang hendak mengikuti program tersebut harus mendaftar dulu ke Dinkes-KB Sampang," katanya.

Secara terpisah, Direktur RS Qonaah Sampang R Hendry Ariyanto membenarkan adanya kerja sama antara rumah sakit yang dipimpinnya itu dengan Dinkes-KB Sampang.

Ia menjelaskan, layanan program KB pria di rumah sakit itu melalui dua jalur, yakni jalur umum dan jalur rekomendasi Dinkes-KB Sampang.

"Untuk jalur umum tidak gratis, tapi yang melalui jalur rekomendasi dinkes, gratis, karena biayanya ditanggung oleh dinkes," katanya.

KB pria atau MOP termasuk program KB yang direalisasikan pemerintah. Program ini juga dikenal dengan sebutan vasektomi.

Berbeda dengan KB bagi kaum perempuan yang lebih menekankan pada jarak kelahiran, KB vasektomi ini lebih ditekankan untuk mengendalikan jumlah penduduk.

Sasarannya adalah pria yang sudah memiliki banyak anak dan tidak ingin memiliki anak lagi.

"MOP ini dilakukan dengan cara memotong vas deferens atau saluran sperma pria,” kata Hendry.

Meski demikian, ia menjelaskan, bahwa peserta KB vasektomi akan tetap menikmati sensasi keperkasaan berhubungan intim dengan istrinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

17 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.