Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reformasi Kesehatan Indonesia Masuk Sorotan Global di Spring Meetings 2025

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 17:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Reformasi Kesehatan Indonesia Masuk Sorotan Global di Spring Meetings 2025 Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Layanan kesehatan

JAKARTA - Reformasi pelayanan kesehatan di Indonesia sudah menunjukkan kemajuan penting, terutama dalam hal perluasan akses, transformasi layanan primer, dan digitalisasi. 

Namun, agar benar-benar efektif dan merata, dibutuhkan beberapa hal berikut ini, pendanaan yang berkelanjutan; distribusi tenaga kesehatan yang adil; fokus pada layanan promotif dan preventif; dan peningkatan tata kelola dan partisipasi masyarakat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan langkah reformasi pelayanan kesehatan di Indonesia di forum diskusi Spring Meetings oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

“Di forum ini, saya bersama Menkes Budi membahas berbagai upaya dan tantangan untuk mengakselerasi terwujudnya layanan kesehatan yang berkualitas dan merata,” kata Sri Mulyani, dikutip dari akun Instagram @smindrawati di Jakarta, Jumat (25/4).

Dari sisi penyediaan fasilitas, Pemerintah Indonesia telah berupaya keras untuk memeratakan akses kesehatan, khususnya di wilayah terpencil.

Penyediaan tenaga kesehatan juga terus diupayakan untuk bisa melengkapi fasilitas yang telah dibangun.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah pun menjadi sesuatu yang sangat krusial dalam mewujudkan pemerataan sistem kesehatan di negara kepulauan seperti Indonesia.

“Di forum Health Works ini, kami juga membahas pentingnya sanitasi, air bersih, dan program pendukung lainnya. Pendanaan yang inovatif dan berkelanjutan tentu menjadi kunci dari terwujudnya pemerataan akses kesehatan yang layak,” tutur Menkeu.

Menkeu pun mengatakan Pemerintah Indonesia akan terus mengupayakan langkah-langkah strategis ke depannya.

Sebelumnya, Sri Mulyani dan Budi membahas kebijakan tarif perdagangan hingga kerja sama kesehatan ketika bertemu dengan Chairman Freeport McMoRan Richard Adkerson dan CEO Freeport McMoRan Kathleen Quirk.

Ia mengatakan diskusi bersama pimpinan Freeport itu mengulas bagaimana kebijakan tarif perdagangan berdampak terhadap volatilitas harga komoditas, khususnya tembaga. Kebijakan itu juga diperkirakan bakal menggeser rantai pasok global.

“Kami menyepakati pentingnya membangun kerja sama yang adil dan berimbang sebagai upaya meredam dampak dari gejolak perekonomian yang kian kompleks,” ujar Sri Mulyani.

Selain isu ekonomi, Sri Mulyani dan Budi menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang kesehatan, terutama dalam mendukung program pengentasan malaria di wilayah Papua.

“Hal ini sejalan dengan program kerja Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, adil, dan merata melalui peningkatan sarana dan prasarana, serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan,” tutur Sri Mulyani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.