Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Budidaya, Produksi Ikan Tawar di Lebak Alami Kenaikan

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Lewat Budidaya, Produksi Ikan Tawar di Lebak Alami Kenaikan Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana di Lebak, Jumat (25/4).

LEBAK - Produksi ikan tawar yang dikembangkan melalui budidayadi Kabupaten Lebak naik mencapai sebanyak 4.014 ton dari tahun sebelumnya 3.900 ton.

"Dari produksi sebanyak 4.014 ton itu menghasilkan pendapatan ekonomi Rp128 miliar," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana di Lebak, Jumat (25/4).

Nilai produksi ikan tawar tersebut tentu cukup membantu peningkatan ekonomi masyarakat juga menyerap lapangan pekerjaan.

Pengembangan produksi ikan tawar itu dari tujuh jenis komoditas antara lain udang vannamei, ikan mas, ikan nila, ikan lele, ikan gurame, ikan bawal tawar dan ikan patin.

Budidaya ikan tawar, kata dia, dikembangkan melalui air kolam, sawah, keramba, jaring apung, dan tambak.

Saat ini, kata dia, produksi ikan tawar sebanyak 4.014 ton itu terdiri atas udang vannamei 791 ton, mas 1.031 ton, nila 1.047 ton, lele 1.094 ton, gurame 16 ton, patin 9 ton dan bawal tawar 24 ton.

"Kita secara rutin bisa memasok ikan mas, nila dan lele ke sejumlah pasar tradisional di Lebak juga dipasok ke luar daerah," kata Triana.

Menurut dia, pemerintah daerah kini mengoptimalkan revitalisasi usaha dan kualitas benih unggul guna mendongkrak produksi sehingga ke depannya menjadi andalan ekonomi masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada kelompok-kelompok pelaku budidaya ikan, termasuk unit pembenihan rakyat (UPR).

Pengembangan budidaya ikan lele, mas dan nila yang berhasil tersebar Kecamatan Warunggunung, Sobang , Cibeber, Cibadak, Cipanas, Lebak Gedong, Kalanganyar , Warunggunung, Cilograng, Rangkasbitung dan Cirinten.

Saat ini, jumlah pelaku budidaya ikan di Kabupaten Lebak tercatat 610 kelompok dapat menyerap tenaga kerja lokal hingga ribuan orang.

"Kami optimistis ke depan Lebak sebagai sentra penghasil ikan tawar terbesar di Banten," katanya.

Pebudidaya ikan air tawar Ujang (55), warga Kecamatan Warunggunung, mengaku, memasok ikan lele untuk pedagang pecel lele di Lebak dan Serang sebanyak 20 ton per hari.

"Kami hampir setiap pekan bisa memasok ikan ke pasar berkat binaan dari pemerintah daerah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
DJPb Maluku Tekankan Hiliri...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.