Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan Tidur Dibangunkan, Polsek Gilimanuk dan Warga Panen Jagung Tiga Kuintal

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 21:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lahan Tidur Dibangunkan, Polsek Gilimanuk dan Warga Panen Jagung Tiga Kuintal Doc: ANTARA/Gembong Ismadi
Ket. Kapolres Jembrana AKBP, Kadek Citra Dewi Suparwati saat panen jagung di lahan tidur di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (25/4/2025). 

JEMBRANA - Menggunakan lahan tidur untuk menanam tanaman pangan seperti jagung, padi, atau sayuran dapat meningkatkan ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor. 

Karenanya, pemanfaatan lahan tidur membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, serta dukungan yang berkelanjutan untuk mencapai hasil yang optimal.

Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali dan warga panen jagung sebanyak tiga kuintal, hasil kerja sama memanfaatkan lahan tidur.

"Panen ini bukan hanya soal jagung, tetapi juga cermin kekompakan, kemandirian dan kesadaran bersama untuk memanfaatkan lahan tidur bagi program ketahanan pangan," kata Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kadek Citra Dewi Suparwati saat panen jagung di lahan yang terletak di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (25/4).

Ia mengatakan dengan kebersamaan terbukti lahan yang sebelumnya tidak produktif bisa menghasilkan bahan pangan seperti jagung.

Menurut dia, dalam menjalankan tugasnya Polri juga melakukan pendekatan humanis pada masyarakat melalui program yang riil menyentuh kebutuhan dan kehidupan warga.

"Untuk dekat dengan masyarakat kami tidak selalu dengan pendekatan keamanan, tapi juga dengan program-program sesuai kebutuhan mereka antara lain dengan ketahanan pangan," katanya.

Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma mengatakan lahan tidur yang dimanfaatkan tersebut berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dengan luas 20 are.

Dalam mengolah tanah tersebut menjadi lahan pertanian, kata dia, pihaknya menerapkan metode tumpang sari yaitu jagung, lombok dan kedelai.

"Untuk panen perdana ini hasil panen jagung dan kedelai mendapatkan hasil yang baik. Tapi untuk lombok gagal, mungkin kondisi tanahnya tidak cocok. Hal itu akan kami evaluasi," katanya.

Dalam mengelola pertanian ini dilakukan dengan gotong-royong antara warga, kelurahan dan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Melihat hasil yang dicapai, menurut dia, ada rencana lahan tersebut akan diperluas hingga 50 are.

"Masih ada lahan kosong di areal yang sama. Kalau digabung dengan yang sudah ada, luasnya bisa menjadi sekitar 50 are," katanya.

Untuk panen perdana ini, menurut dia, jagung, kedelai maupun lombok hasil panen dibagikan kepada warga yang terlibat dalam program ketahanan pangan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

40 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.