Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kuartal Pertama 2025, Laba Bersih Tesla Turun hingga 71 Persen

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 23:18 WIB | Oleh:

Meski menghadapi banyak tantangan, Tesla tetap berpegang pada rencana ambisius untuk memproduksi model kendaraan listrik yang lebih terjangkau.

Perusahaan menyatakan bahwa produksi kendaraan listrik terjangkau akan dimulai paruh pertama 2025 dan Elon Musk secara spesifik menyebut bulan Juni sebagai waktu dimulainya produksi.

Kendaraan-kendaraan ini akan menggunakan elemen dari platform generasi berikutnya yang juga menjadi dasar bagi proyek robotaxi, tetapi akan tetap bergantung pada platform yang saat ini digunakan pada Model Y dan Model 3.

Tesla juga menghadapi penurunan laba pada kuartal pertama tahun 2024.

Laba bersih perusahaan selama kurun itu turun 55 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 menjadi 1,13 miliar dolar AS.

Menurut perusahaan, penurunan laba terjadi karena strategi pemotongan harga kendaraan listrik yang berlarut-larut dan "beberapa tantangan tak terduga."

Walaupun telah berusaha membalikkan keadaan, Tesla terus menghadapi tekanan.

Pada kuartal kedua tahun 2024, perusahaan membukukan laba sebesar 1,5 miliar dollar AS atau turun 45 persen dari periode yang sama tahun 2023. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.