Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapa Pengganti Paus Fransiskus? Ini Daftar Kandidat Teratas

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 11:35 WIB | Oleh:
Siapa Pengganti Paus Fransiskus? Ini Daftar Kandidat Teratas Doc: AP
Ket. Paus Fransiskus wafat pada Senin 21 April 2025, sehari setelah Minggu Paskah.

Wafatnya Paus Fransiskus pada hari Senin 21 April 2025, sehari setelah Minggu Paskah, memicu serangkaian tradisi yang akan berpuncak pada pemungutan suara untuk memilih paus berikutnya.

Pengganti Fransiskus akan diputuskan oleh Kardinal Elektor Gereja Katolik, sebuah kelompok yang beranggotakan sekitar 135 kardinal berusia di bawah 80 tahun, yang diperkirakan akan memulai konklaf mereka pada awal hingga pertengahan bulan Mei untuk mengadakan pemilihan rahasia untuk paus berikutnya.

Berikut ini beberapa kardinal yang dianggap mungkin menjadi kandidat Paus yang akan menggantikan Paus Fransiskus menurut CBS News:

Kardinal Peter Erdo, Hungaria

Kardinal Peter Erdo, seorang ahli hukum kanon berusia 72 tahun, adalah pemimpin Katolik dengan jabatan tertinggi di negara yang 80% penduduknya beragama Kristen. Ia dikenal karena dukungannya terhadap upaya Paus untuk menjangkau umat Kristen Ortodoks.

Erdo juga berada di pihak konservatif dalam kesenjangan budaya Eropa. Terkait migrasi, isu utama bagi Hongaria, ia telah menyampaikan pendekatan yang seimbang, mengakui hak untuk bermigrasi tetapi juga pentingnya memastikan stabilitas politik. 

Erdo dianggap seorang tradisionalis tetapi juga dihormati oleh kaum liberal, yang dapat membuatnya menjadi kekuatan pemersatu dalam gereja. 

Kardinal Fridolin Ambongo, Kongo 

Kardinal Fridolin Ambongo, presiden Simposium Konferensi Episkopal Afrika dan Madagaskar, menarik perhatian global karena memimpin para uskup terkemuka Afrika untuk menolak dengan suara bulat "Fiducia Supplicans", sebuah deklarasi yang dikeluarkan Vatikan pada tahun 2023 yang mencakup pedoman tentang pemberkatan bagi orang-orang dalam hubungan sesama jenis.

Pada usia 65 tahun, ia dikenal sebagai pendukung ortodoksi dan membela selibat para pendeta serta ajaran moral Gereja. Ia juga dikenal sebagai promotor keadilan sosial dan pembela kaum miskin dan tak bersuara, serta lantang mengkritik pemerintah Kongo.   

Kardinal Mario Grech, Sekjen Sinode Uskup

Kardinal Mario Grech, 68 tahun, adalah seorang ahli hukum kanon yang memiliki pengaruh besar terhadap cara sinode di gereja dijalankan. Para pendukung memujinya karena memimpin gerakan dalam menerapkan pendekatan yang lebih konsultatif dan inklusif terhadap tata kelola gereja.  

Grech berasal dari Malta, salah satu negara terkecil di dunia.  

Kardinal Pietro Parolin, Sekretaris Negara Vatikan 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.