Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Warga melalui Program Gemarikan

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 23:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Warga melalui Program Gemarikan Doc: ANTARA
Ket. Anak-anak SD menangkap ikan dalam kegiatan Gemarikan bersama Wali Kota Madiun, Wakil Wali Kota Madiun, Sekda, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di kolam ikan kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Selasa (22/4/2025).

MADIUN – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, terus mendorong masyarakat setempat meningkatkan konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk kecukupan gizi serta menggeliatkan sektor perikanan daerah setempat.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan konsumsi ikan penting dikenalkan dan dilakukan sejak usia dini sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi sumber daya manusia (SDM).

"Hilirisasi SDM salah satunya adalah dengan menyiapkan SDM yang kuat, dan itu tidak lepas dari ketahanan pangan. Maka kita biasakan anak-anak gemar makan ikan. Otomatis gizinya masuk, mereka juga akan tumbuh cerdas," ujar Wali Kota Maidi dalam kegiatan Gemarikan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Selasa (22/4).

Wali kota juga menambahkan bahwa mengenalkan anak pada ikan tidak hanya lewat konsumsi, tetapi juga melalui pengalaman langsung, seperti menangkap ikan di kolam ikan DKPP, sehingga pengetahuan anak tentang bahan pangan ikan bertambah.

"Kita ajak anak-anak makan ikan, tetapi mereka juga harus tahu bentuk ikannya, bahkan memanen sendiri. Kondisi ini yang sedang kita dorong, sehingga anak suka ikan dan gemar memakannya," kata dia.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, tingkat konsumsi ikan di Kota Madiun mencapai 42,58 kilogram per kapita. Angka itu perlahan naik dari sebelumnya yang hanya 31,47 kilogram per kapita.

Sementara, produksi ikan Kota Madiun mencapai sekitar 285 ton. Terdiri dari ikan lele, nila, dan gurami yang dihasilkan oleh peternak ikan setempat. Jumlah itu belum termasuk penangkapan ikan dari hasil pemancingan di sungai ikan lele, nila, tawes, dan udang kecil.

Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan laut, warga Kota Madiun mendapat pasokan dari wilayah pesisir seperti Pacitan, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung. Sedangkanuntuk kebutuhan budidaya maupun konsumsi ikan air tawar dipasok dari Blitar dan Kediri.

Pemkot berupaya untuk terus meningkatkan konsumsi ikan warga Kota Madiun. Selain sehat, konsumsi ikan juga bauk untuk mencegah kasus stunting. Kegiatan Gemarikan bersama Wali Kota Madiun, Wakil Wali Kota Madiun, Sekda, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, termasuk menebar benih ikan lele dan nila hingga menangkap ikan yang dilakukan anak-anak sekolah dasar.

Pemkot Madiun Mendorong Peningkatan Konsumsi Ikan Warga melalui Program Gemarikan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.