Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Fransiskus Wafat: Warisan Paus Belas Kasih dari Ujung Dunia

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Paus Fransiskus Wafat: Warisan Paus Belas Kasih dari Ujung Dunia Doc: istimewa
Ket. Duta Besar RI untuk Vatikan, Michael Trias Kuncahyono

Oleh: Duta Besar RI untuk Vatikan, Michael Trias Kuncahyono

VATIKAN — Dunia tengah berduka atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus. Paus yang dikenal dengan semangat belas kasih ini mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (21/4) pukul 07.35 waktu Roma di kediamannya di Apartemen Santa Marta, Vatikan.

Pria kelahiran Buenos Aires, Argentina, 17 Desember 1936, itu berpulang dalam usia 88 tahun setelah menjalani perawatan akibat komplikasi pernapasan.

Paus Fransiskus meninggal tepat pada Hari Paskah Kedua. Pengumuman resmi disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo Takhta Suci, pada pukul 09.45 waktu setempat.

Sesuai tradisi Gereja Katolik, masa berkabung Novendiales—yang berlangsung selama sembilan hari—pun dimulai. Jenazah beliau telah dimasukkan ke dalam peti pada Senin malam pukul 20.00.

Dimakamkan di Luar Vatikan

Dalam keputusan yang memutus tradisi panjang, Paus Fransiskus sejak awal menyatakan keinginannya untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, bukan di Basilika Santo Petrus seperti mayoritas Paus sebelumnya.

Langkah ini mencerminkan sikap hidupnya yang menjauh dari kemewahan. Bahkan pada tahun 2024, beliau telah merevisi tata cara pemakaman Paus agar lebih sederhana, di antaranya dengan menghapus penggunaan peti mati tiga lapis dan meminimalkan prosesi megah.

Wafatnya Paus Fransiskus menandai dimulainya masa Papal Interregnum—masa kekosongan takhta sebelum terpilihnya Paus baru.

Dalam masa ini, seluruh pejabat tinggi Kuria Roma secara otomatis menghentikan tugasnya, kecuali beberapa posisi kunci seperti Camerlengo.

Konklaf untuk memilih Paus baru akan dimulai setelah misa pemakaman yang direncanakan berlangsung antara hari keempat hingga keenam setelah wafatnya Paus.

Paus dari Pinggiran Dunia

Paus Fransiskus menorehkan banyak sejarah. Ia adalah Paus pertama dari Benua Amerika, dari Argentina, dari Ordo Serikat Yesus (SJ), serta yang pertama memakai nama Fransiskus—diambil dari Santo Fransiskus dari Asisi, lambang kesederhanaan dan keberpihakan pada kaum miskin.

Ia juga memilih tinggal di rumah tamu Vatikan alih-alih di Istana Apostolik. Visi pastoralnya amat jelas: Gereja harus hadir di pinggiran, baik secara geografis maupun eksistensial. Dalam pelayanannya, ia konsisten mendekati mereka yang terpinggirkan, korban konflik, pengungsi, dan kaum miskin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.