PPDS Jangan Hanya Lahirkan Dokter Cerdas
📅 Senin, 21 Apr 2025, 16:35 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Tangkapan layar youtube Kemenkes
JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) jangan hanya melahirkan dokter cerdas. Menurutnya, dokter yang berintegritas dan bermartabat serta menunjung nilai-nilai kemanusiaan juga sangat penting.
"Kita ingin menghasilkan dokter-dokter yang bermartabat yang dengan itu mereka dapat mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara secara jauh lebih baik," ujar Brian, dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (21/4).
Dia mengajak seluruh pihak memajukan program PPDS agar lebih bermartabat agar lahir lulusan yang jauh lebih baik. Terkait kasus kekerasan seksual di PPDS, pihaknya beserta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang menyusun beberapa langkah preventif agar kasus serupa tidak terulang.
Brian melanjutkan, pihaknya telah membentuk Komite bersama untuk menyusun pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan di pendidikan kedokteran. Dengan demikian, sistem pendidikan profesi dokter spesialis itu dapat berjalan dengan seharusnya.
"Bersama-sama marilah kita membenahi sistem yang ada, menjadikan ruang pendidikan termasuk sistem yang ada di rumah sakit sebagai tempat yang aman dan bermartabat," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, Peserta didik PPDS akan mendapat screening psikologis rutin. Hal ini penting untuk mencegah perilaku menyimpang, salah satunya kekerasan seksual.
"Sehingga kalau ada hal-hal yang menunjukkan ada tekanan yang sangat besar di mental mereka, bisa kita identifikasi dengan lebih dekat," jelasnya.
Dia menjelaskan, screening psikologis rutin akan dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Dengan demikian, kondisi kejiwaan dari para peserta didik bisa dimonitor dengan rutin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Budi menerangkan, saat rekrutmen, calon peserta didik PPDS wajib melakukan tes psikologis. Hal ini juga penting untuk mengetahui kondisi kejiwaan peserta didik.
"Tes ini penting untuk bisa melakukan pendidikan ini dan nantinya akan bisa melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!