BPJPH: Dapur MBG Harus Jaga Standar Halal yang Tinggi
📅 Senin, 21 Apr 2025, 09:19 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BPJPH
JAKARTA - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menegaskan pentingnya penerapan standar halal dalam setiap proses penyediaan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami ingin memastikan bahwa semua dapur MBG menjaga standar halal yang tinggi,” ujar Haikal dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (214).
Lebih lanjut, ia mengatakan hal tersebut penting mengingat makanan bagi anak-anak sekolah yang sedang berada dalam masa pertumbuhan.
Ia menambahkan, produk-produk seperti susu dan bahan makanan lain harus dipastikan kehalalannya, sebagai bentuk perlindungan dan kepastian bagi para penerima manfaat.
“Makanan yang halal dan baik (thayyib) akan memberi dampak positif pada tumbuh kembang dan konsentrasi belajar anak-anak,” kata Haikal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun BPJPH juga telah melakukan peninjauan proses penyediaan menu-menu MBG, termasuk salah satunya di dapur milik Yayasan Salman Peduli Berkarya di kawasan Era Mas 2000, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Dapur ini merupakan salah satu mitra penyedia MBG bagi siswa-siswi SDN Pulogebang 06 dan 07.
BPJPH menyaksikan secara langsung proses pengolahan hingga pendistribusian makanan ke kelas-kelas, sekaligus memastikan bahwa makanan dimasak dari bahan-bahan yang halal dan berkualitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya sangat kagum. Dapur ini bersih, aman, dan menunya lengkap, mengandung karbohidrat, protein, sayuran, susu, hingga vitamin. Makanan yang disiapkan tidak hanya bergizi tapi juga halal,” ujar Haikal.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Salman Peduli Berkarya, Nofalia Heikal, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan BPJPH terhadap upaya yang dilakukan yayasan dalam menyediakan makanan sehat dan halal bagi anak-anak sekolah.
Kepala SDN Pulogebang 07, Catharina Yenny, menyebutkan bahwa sebanyak 550 siswa di sekolahnya mendapatkan makanan bergizi gratis setiap hari.
Makanan dibagikan dua kali dalam sehari, sebelum kelas pagi dimulai pukul 09.00 dan sebelum kelas siang pukul 12.00.
“Kami mengapresiasi program ini karena anak-anak senang, dan mereka jadi lebih fokus saat belajar." ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!