Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lokal Lebih Andal, Saatnya Diversifikasi Pangan

📅 Sabtu, 19 Apr 2025, 02:01 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ia juga menyoroti masih perlunya meningkatkan kualitas konsumsi pangan lokal saat ini. Konsumsi singkong hanya 9,5 kg per kapita per tahun, ubi jalar 3 kg per kapita, sedangkan konsumsi beras mencapai 84 kg per kapita per tahun.

Hal itu menunjukkan dominasi konsumsi nasi yang perlu segera diimbangi dengan edukasi serta penyediaan alternatif pangan berbasis sumber daya lokal.

Menurutnya di berbagai daerah Indonesia terdapat potensi pangan lokal yang sangat beragam, seperti sagu di Papua, beras jagung di Sulawesi Selatan, dan konsumsi belut sebagai sumber protein oleh masyarakat Wonosobo. Keragaman itu menunjukkan betapa kayanya sumber daya pangan nasional yang dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ikan dan belut merupakan contoh sumber protein tinggi yang tidak hanya bergizi, tetapi juga diyakini dapat menunjang kecerdasan. Kebiasaan mengonsumsi ikan menjadi salah satu bentuk kearifan lokal yang mendukung kualitas gizi masyarakat.

"Ini semua potensi luar biasa yang perlu kita angkat kembali. Ikan dan belut itu sumber protein tinggi, bahkan bisa menunjang kecerdasan. Orang yang terbiasa makan ikan itu biasanya memang pintar-pintar,” kata Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

18 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

33 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.