Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Toleransi Nyata di Jantung Jakarta, Katedral Apresiasi Istiqlal Dukung kelancaran Trihari Suci 2025

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Toleransi Nyata di Jantung Jakarta, Katedral Apresiasi Istiqlal Dukung kelancaran Trihari Suci 2025 Doc: ANTARA FOTO/Alif Bintang
Ket. Petugas membersihkan lantai Terowongan Silaturahim di Jakarta, Rabu (11/12/2024). Terowongan sepanjang 32 meter menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

JAKARTA - Indonesia adalah negara dengan masyarakat yang sangat beragam — suku, budaya, dan tentu saja agama. Ada 6 agama resmi dan banyak kepercayaan lokal yang hidup berdampingan. 

Tanpa toleransi, keberagaman ini bisa dengan mudah menjadi sumber konflik. Toleransi agama bisa dibilang sebagai pondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. 

Gereja Katedral Jakarta mengapresiasi pihak pengelola Masjid Istiqlal yang mendukung kelancaran perayaan Trihari Suci 2025 dengan memfungsikan Terowongan Silaturahim untuk memudahkan mobilisasi Kristiani yang hendak melaksanakan misa.

"Kita didukung penuh oleh Masjid Istiqlal. Teman-teman Masjid Istiqlal dengan rela mendukung kelancaran acara ini sehingga parkir yang ada di Istiqlal itu terhubung dengan Gereja Katedral melalui Terowongan Silaturahim," ucap Kepala Humas Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie atau yang akrab disapa Susy saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (18/4).

Jemaat yang menggunakan Terowongan Silaturahim ini adalah mereka yang memarkirkan kendaraannya di area Masjid Istiqlal. Dengan demikian, tidak akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Untuk titik-titik parkir, Susy mengatakan bahwa pengurus Gereja Katedral bekerja sama dengan sejumlah pihak. Selain dengan Masjid Istiqlal, juga pihak PT Pos, Lapangan Banteng, Santa Ursula, hingga TNI.

"Kami harapkan ini juga menambah kenyamanan bagi umat," kata dia.

Diketahui, terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral diresmikan Presiden Prabowo Subianto Desember 2024. Terowongan Silaturahim Istiqlal-Katedral memiliki panjang 28,3 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 4,1 meter.

Terowongan ini disebut Terowongan Silaturahim karena dirancang untuk memfasilitasi pengunjung dari kedua tempat ibadah, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, sehingga dapat saling terhubung dengan mudah.

Nama Terowongan Silaturahim mencerminkan tujuan utamanya untuk mempererat hubungan antarumat beragama melalui akses yang lebih langsung dan praktis.

Terowongan ini juga bertujuan untuk menciptakan interaksi yang lebih dekat antara kedua tempat ibadah yang bersejarah, memperlihatkan bahwa meskipun berbeda dalam keyakinan, keduanya dapat saling terhubung dalam semangat persatuan.

Liturgi Gereja Katolik mengenal perayaan Tri Hari Suci Paskah, yakni Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci atau tiga hari suci dalam rangkaian perayaan Paskah. Perayaan Tri Hari Suci diawali dengan misa petang pada Kamis Putih, dilanjutkan ibadah Jumat Agung, dan Sabtu Suci, berupa misa Malam Paskah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

50 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.