Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: 2,5 Juta Ton Puing Perlu Disingkirkan setelah Gempa Myanmar

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 14:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PBB: 2,5 Juta Ton Puing Perlu Disingkirkan setelah Gempa Myanmar Doc: NHK

NEW YORK – Setelah hampir tiga pekan sejak gempa dahsyat melanda Myanmar, PBB menyatakan sedikitnya 2,5 juta ton puing-puing harus disingkirkan. Badan dunia itu menyerukan respons global yang lebih besar untuk mendukung pemulihan.

“Program Pembangunan PBB merilis data yang menunjukkan kerusakan yang luas. Dikatakan bahwa lebih dari 10.000 rumah dan gedung layanan publik, serta 128 fasilitas kesehatan, kemungkinan rusak parah atau hancur,” lapor kantor berita NHK, Jumat (18/4)

Gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar tengah pada 28 Maret. Militer yang berkuasa mengatakan bencana tersebut telah menewaskan lebih dari 3.700 orang dan lebih dari 120 orang belum diketahui keberadaannya. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.