Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geger! Warga Cirebon Ancam Turun ke Jalan Tolak Kenaikan PBB 1.000 Persen: Kalau Pati Bisa, Kita Juga Bisa!

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Geger! Warga Cirebon Ancam Turun ke Jalan Tolak Kenaikan PBB 1.000 Persen: Kalau Pati Bisa, Kita Juga Bisa! Doc: Istimewa
Ket. Warga protes kenaikan pbb 1.000 persen

JAKARTA - Gelombang protes besar sedang bergulir di Kota Cirebon. Puluhan warga yang tergabung dalam Paguyuban Pelangi Cirebon kembali menggelar pertemuan darurat di sebuah hotel di Jalan Raya Siliwangi, Rabu (13/8/2025). Agenda mereka jelas menolak keras kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai tidak manusiawi, bahkan mencapai 1.000 persen.

Dalam forum yang penuh emosi itu, mereka menegaskan kembali dua tuntutan utama, membatalkan kenaikan PBB dan mencabut Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 yang menjadi dasar kebijakan kontroversial ini.

Koordinator Paguyuban, Hendrawan Rizal, menjadi salah satu korban langsung dari lonjakan pajak ini. Ia mengungkapkan, sebelum aturan baru, tagihan PBB miliknya hanya sekitar Rp6,4 juta. Namun, setelah kebijakan diterapkan, jumlahnya meroket menjadi Rp63 juta, melonjak 10 kali lipat.

“Kami berharap Wali Kota sekarang bisa menyelesaikan masalah warisan pemerintahan sebelumnya,” tegasnya.

Juru bicara Paguyuban, Hetta Mahendrati, menyebut kebijakan ini tidak masuk akal dan memberatkan hampir seluruh warga. Mereka memberi tenggat satu bulan kepada Wali Kota untuk mengambil langkah nyata. Jika tidak, aksi unjuk rasa besar-besaran siap digelar.

Hetta bahkan menyinggung contoh di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang berhasil membatalkan kenaikan PBB sebesar 250 persen.

“Kalau di Pati bisa, kenapa Cirebon tidak? Apalagi di sini kenaikannya hampir 1.000 persen,” ucapnya.

Perjuangan warga Cirebon ini bukan baru dimulai kemarin. Sejak Januari 2024, mereka telah berulang kali melayangkan protes ke DPRD, melakukan aksi turun ke jalan, hingga mengirimkan aspirasi langsung kepada Presiden dan Kementerian Dalam Negeri.

Menanggapi tudingan bahwa protes ini hanya mewakili “satu persen” warga terdampak, Hetta menepis keras. Ia menegaskan bahwa kenaikan PBB dirasakan hampir semua warga, meskipun besarnya bervariasi antara 100 hingga 200 persen.

“Satu persen atau setengah persen pun tetap bagian dari masyarakat Cirebon,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan, jika kenaikan ini dibiarkan, banyak warga akan terjebak utang hanya untuk membayar pajak rumah mereka sendiri.

“Kalau di Pati bisa dibatalkan, kita juga harus bisa. Kami akan terus berjuang sampai tuntutan ini dipenuhi,” tutup Hetta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.